Pemilihan Gubernur NTT
Frans Gempur Timor, Esthon Panen Jagung
Paket Frenly (Drs. Frans Lebu Raya-Benny Litelnony) melalui tim pemenangnya kini sedang menggempur daratan Timor
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Paket Frenly (Drs. Frans Lebu Raya-Benny Litelnony) melalui tim pemenangnya kini sedang menggempur daratan Timor untuk memenangkan pemilihan gubernur (Pilgub) NTT putaran kedua nanti.
Sementara di saat yang sama, Esthon Foenay (Paket Esthon- Paul) 'menggandeng' Ben Mboi, sesepu NTT, memanen jagung di Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Salah satu juru bicara Tim Pemenang Paket Frenly, Gusty Beribe mengatakan, PDIP bersama partai pengusung, kini sedang bekerja keras memenangkan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang diusung partai banteng moncong putih tersebut. Tim, lanjut dia, juga semakin solid untuk menggolkan paket tersebut. Dengan spirit membawa perubahan bagi NTT, tim paket ini senantiasa bekerja keras untuk mewujudkan perubahan masyarakat itu.
Sejak awal, kata Gusty, PDIP bersama partai koalisi telah sepakat bahwa membangun daerah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), butuh kebersamaan dan kerja sama semua pihak.
Makanya dalam pilgub tahun ini, kata Gusty, PDIP tak mau sendirian. Secara organisatoris, PDIP terus menggalang kekuatan bersama partai lain agar bergandengan tangan membangun daerah ini, dengan cara memenangkan Paket Frenly. Masyarakat NTT, lanjut Gusty, juga diminta untuk tidak terpancing isu yang menyesatkan, isu-isu kontraproduktif yang sengaja dihembuskan untuk memprovokasi masyarakat, memecah belah rakyat.
Selama ini, lanjut dia, Paket Frenly selalu mengutamakan kesantunan politik, selalu mengedepankan tata krama politik, yang mestinya dibangun untuk NTT yang lebih baik, lebih sejahtera.
Politik, kata jebolan Universitas Nusa Cendana ini, pada hakekatnya bertujuan baik. Politik adalah jembatan emas untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera seperti yang diidam-idamkan. Jika pada kenyataan, ada pihak yang sengaja menghembuskan isu-isu provokatif guna meraih kemenangan, maka Gusty mengimbau agar seluruh masyarakat mengabaikan trik-trik politik yang demikian.
Sebab, lanjut dia, Paket Frenly beserta seluruh tim pemenang dan para simpatisan, sejak awal tak pernah mencerca pihak lain, tak pernah mencela, apalagi menghujat. Tak ada niat sedikit pun untuk melukai sesama dalam hajatan demokrasi yang kini sedang berlangsung.*