Helmi Kana Rela Tidak Pacaran
Warga Ende yang mendatangi Kantor PT Jasa Raharja di Jalan Gatot Subroto, Kota Ende, dalam beberapa bulan terakhir tahun 2013
Dialah Helmi Kana. Keberadaan Helmi di Kantor PT Jasa Raharja, khususnya Jasa Raharja Putra, seakan menjadi pembeda di tengah mayoritas karyawan di kantor tersebut yang berjenis kelamin laki-laki.
Meskipun berada di tengah kaum laki-laki tidak lantas membuat Helmi canggung bekerja. Bahkan Helmi merasa bahwa para karyawan di kantornya itu justru menjadi pelindung, senior dan kakak bahkan orang tua.
Saat pertama kali bergabung dengan PT Jasa Raharja Putra pada Februari 2013, Helmi awalnya 'asing' dengan suasana dalam kantor yang didominasi karyawan pria. Namun, seiring perjalanan waktu, Helmi mulai beradaptasi. Kini, semuanya berjalan normal, bahkan dia menganggap karyawan di dalam kantor itu sebagai satu keluarga, keluarga besar PT Jasa Raharja Cabang Ende.
Lulusan SMK Negeri 1 Ende itu menuturkan, dalam bekerja ia dituntut bersikap profesional. Dengan demikian, pekerjaan yang dilakukannya membuahkan hasil optimal.
Gadis kelahiran Kota Ende, 3 September 1992, ini mengatakan, salah satu bukti profesionalisme yang dia tunjukkan adalah saat ini rela tidak berpacaran dulu.
Helmi tidak ingin pekerjaannya terganggu gara-gara urusan pribadi. "Saya baru bekerja beberapa bulan. Saya mau kerja dulu, lalu melanjutkan kuliah. Soal pacaran nomor sekian," ujar Helmi di Kantor PT Jasa Raharja, Jumat (5/4/2013).
Helmi mengatakan, pacaran bukan prioritas baginya karena dia merasa yakin bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya, termasuk soal pacaran, jodoh, hidup dan juga mati. "Tuhan akan memberikan yang terbaik jika sudah tiba saatnya. Yang pasti saat ini
saya konsentrasi bekerja dulu," ujarnya.
Meskipun sibuk urusan kerja, namun dia tidak lupa mengisi hari-hari hidupnya dengan berbagai kegiatan seperti berolahraga. Salah satu jenis olahraga kesukaan gadis yang beralamat di Jalan Kelimutu, Kota Ende, ini adalah badminton. Selain badminton, Helmi juga menggemari musik. Mendengarkan musik, demikian Helmi, membuat hatinya tenang, apalagi musik-musik aliran pop.
Selain itu, untuk mengisi waktu senggang seuasi kerja, Helmi membaca karena menurut dia membaca membawa banyak manfaat. Buku adalah jendela ilmu pengetahuan. Dengan membaca dapat menambah wawasan. (romualdus pius)