Pemilihan Gubernur NTT
Ini Dana Kampanye yang Digunakan 5 Calon Gubernur NTT
Ketua KPU Propinsi NTT, John Depa melalui Kepala Bagian hukum, teknis dan hubungan partisipasi masyarakat, Ayub Sallu, SH
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Ketua KPU Propinsi NTT, John Depa melalui Kepala Bagian hukum, teknis dan hubungan partisipasi masyarakat, Ayub Sallu, SH yang didampingi Kabag program, data organisasi dan SDM KPU NTT, Yosef Hardi Himan, S.sos kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Senin (8/4/2013) sore mengatakan, laporan dana kampaye itu sudah dimasukkan oleh kelima pasangan calon tepat sesuai jadwal yakni tiga hari setelah pemungutan suara putaran pertama.
Berikut dana kampanye yang digunakan lima paket calon Gubernur NTT
* Esthon-Paul menggunakan menerima dana kampanye sebesar Rp 5.168.700.000 dan pengeluaran sebesar Rp 5.136.760.259.
* Paket Ibrahim Agustinus Medah-Emanuel Melkiades Laka Lena (Tunas) menerima dana kampanye sebesar Rp 2.611.074.692 dan pengeluaran sebesar Rp 2.605.050.000.
* Paket CristAl atau Cristia Rotok - Abraham Paul Liyanto menerima dana kampanye sebesar Rp 3.626.000.000 dengan pengeluaran sebesar Rp 3.625.837.438.
* Paket Frenly atau Frans Lebu Raya - Benny Litelnoni menerima dana kampanye sebesar Rp 2.827.290.086 dengan pengeluaran sebanyak Rp 2.827.000.000.
* Dan, Pasangan Beny Kabur Harman-Wilem Nope (BKH-NOpe) menerima dana kampanye sebesar Rp 1.148.500.000 dengan pengeluaran sebesar Rp 1.094.555.000.
Kabag program, data organisasi dan SDM KPU NTT, Yosef Hardi Himan, S.sos kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Senin (8/4/2013) mengatakan, laporan dana kampanye lima pasangan calon gubernur itu diaudit oleh akuntan publik yang berbeda yakni Kantor Akuntan Publik (KAP) Subandi dan Rekan mengaudit Pasangan Esthon-Paul, KAP Drs.Bambang S dan Rekan mengaudit Pasangan Tunas, KAP Subagyo dan Lutfi mengaudit Paket CristAl, KAP Liasta, Nirwan, Syafrudin dan Rekan mengaudit Paket Frenly. Selanjutnya, KAP Syarbini Ikhsan mengaudit Paket BKH-Nope.*