PosKupang/

Pilkada Sikka

BPK Audit Dana Rp 17 Miliar Pilkada Sikka

KPUD Sikka diminta mempertanggungjawabkan penggunaan dana pilkada Rp 17 miliar sebelum mengajukan anggaran untuk putaran kedua.

BPK Audit Dana Rp 17 Miliar Pilkada Sikka
PK/RIS
Siflan Angi
POS-KUPANG.COM, MAUMERE, PK -- Siflan Angi, anggota DPRD Sikka, meminta KPUD setempat segera mempertanggungjawabkan secara rinci penggunaan dana pilkada senilai Rp 17 miliar barulah mengajukan anggaran untuk putaran kedua sebesar Rp 5 miliar. Pertanggungjawaban dilakukan kepada DPRD Sikka.

Ditemui Pos Kupang di Kelurahan Kabor, Rabu (3/4/2013) siang, Siflan menjelaskan, dana Pilkada Sikka putaran pertama sebesar Rp 17 miliar juga harus diaudit oleh BPK RI sehingga  pertanggungjawabannya jelas.

"Sebelum dana pilkada putaran kedua dicairkan, audit dan pertanggungjawabkan dulu dana putaran pertama. Ini menjaga kemungkinan dana putaran pertama ada kelebihan atau ada yang tidak terpakai," tukas Siflan.

Dia mengakui permintaan dana putaran kedua oleh KPUD Sikka sah-sah saja. Namun normalnya dana putaran pertama diaudit dulu karena yang dipakai uang negara.

"Kami dari Banmus DPRD Sikka sedang membahas permintaan KPUD Sikka tersebut. Kami heran karena permintaan dana Rp 5 miliar  itu diajukan ke Dinas PPKAD Sikka. Mengapa DPRD Sikka tidak diberitahu. Seharusnya KPUD ajukan juga ke DPRD Sikka. Maka itu, kami minta KPUD Sikka mempertanggungjawabkan dana Rp 17 miliar agar jelas penggunaannya," tegas Siflan.

Siflan merincikan, pada tahun 2012 dana yang dialokasikan untuk pilkada melalui KPUD Sikka sebesar Rp 2,5 miliar dan tahun 2013 Rp 14 miliar lebih.
Total dana sebesar Rp 17 miliar.

"Maka itu KPUD Sikka harus klarifikasi kepada DPRD Sikka tentang pengadaan logistik pilkada. Saya melihat pengadaan logistik perlu dicek secara benar. Biar tidak ada kecurigaan, kami minta diaudit dulu," kata Siflan.

Ditanya mengenai berapa dana yang diajukan KPUD Sikka untuk Pilkada Sikka sampai dua putaran, Siflan mengatakan, dana yang diajukan Rp 22 miliar.

Sebelumnya, Ketua KPUD Sikka, Albertus Ben Bao, S.Sos, menjelaskan, putaran kedua pilkada Sikka membutuhkan dana   Rp 5 miliar dan sudah diajukan kepada pemerintah. Dana itu dipakai untuk pengadaan logistik dan keperluan Pilkada Sikka lainnya.

Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help