Senin, 3 Agustus 2015

Eurico GUteres: Amankan Petunjuk DPP PAN

Rabu, 3 April 2013 08:51

Hal itu disampaikan Ketua DPW PAN NTT, Eurico Guterres, kepada Pos Kupang di Sekretariat  DPW PAN NTT, Selasa (2/4/2012) siang. Dia mengatakan itu terkait posisi dukungan partai yang pada putaran pertama bersama tujuh partai lainnya mengusung pasangan Beny Kabur Harman  dan Wellem Nope (BKH-Nope), namun tidak berhasil.

"Sampai hari ini belum ada tim yang mendekat. Kalau ada yang ketemu, kami akan respons," ujarnya.

Ia mengatakan, hasil Pilgub NTT telah dilaporkannya kepada Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN dan telah ada instruksi dari DPP untuk ditindaklanjuti.

"Terkait itu, dalam rakor tanggal 31 Maret 2013  di Jakarta, sudah saya lapor kepada ketua umum.  Saya diminta  tidak terburu-buru memberi keputusan, tapi melihat perkembangan selanjutnya.  Kalau ada pasangan calon datang, kami akan respon dan menentukan sikap. Karena sebagai parpol kami akan ambil sikap dan instruksikan kepada seluruh DPD untuk mengamankannya," kata Eurico.

Seperti apa instruksi dari DPP PAN, Eurico  enggan menyebutnya. "Setelah saya memberi laporan kemarin di Jakata, saya diberi petunjuk, tapi saya tidak bisa menyebut nama paket karena mereka belum ada yang mendekati kami. Yang jelas petunjuk DPP harus diamankan," tegas Eurico.

Ia menyatakan,  penetapan KPU Propinsi NTT yang menempatkan paket BKH-Nope di posisi terakhir dalam perolehan suara patut dihargai dan dijadikan pendidikan politik bagi masyarakat NTT.  

"Yang pasti kami menghargai hasil pilgub, suka atau tidak, itu hasil pilihan masyarakat NTT dan hendaknya dijadikan pendidikan bagi masyarakat. Kalau di putaran kedua, BKH-Nope tidak masuk, kami terima," ujarnya.

Halaman12
Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas