A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Anggota DPRD Rote Ndao Divonis Hukuman Penjara - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Pos Kupang

Anggota DPRD Rote Ndao Divonis Hukuman Penjara

Senin, 25 Maret 2013 22:43 WITA
Anggota DPRD Rote Ndao Divonis Hukuman Penjara
POS KUPANG/BENNY JAHANG
Terdakwa kasus korupsi, Hanok Lenggu tertunduk ketika mendengar pembacaan putusan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Senin (25/3/2013)
Laporan Wartawan Pos Kupang, Benny Jahang

POS KUPANG.COM, KUPANG
-- Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Hanok Lenggu, S,H akhirnya divonis empat tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan proyek perpanjangan break water  PPI Tulandane tahun 2010.

Dalam putusan majelis hakim yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, I Nyoman Sumanada, S,H, MH, dalam sidang yang berlangsung di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Senin (25/3/2013), menyebutkan bahwa terdakwa Hanok Lenggu sebagai anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao priode 2009-2014, telah mengabaikan fungsi sebagai anggota dewan yaitu fungsi pengawasan.

Namun seperti yang dibeberkan majelis hakim dalam putusannya itu menyebutkan bahwa terdakwa ikut dalam pelaksaan kegiatan proyek dilapangan.

Sesuai fakta itu majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi menjatuhkan vonis empat tahun penjara terhadap terdakwa dengan denda Rp 200 juta subsider enam bulan penjara terhadap terdakwa.

Hukuman empat tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim itu jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Rote Ndao yang menuntut hukuman 5,5 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta.

Dalam sidang yang turut dihadiri puluhan anggota keluarga terdakwa, Hanok Lenggu dari kursi pesakitan menyatakan menolak vonis hukuman empat tahun penjara diputuskan majelis hakim.

"Bagaimana saudara terdakwa, apakah menerima putusan ini?," tanya Ketua Majelis Hakim I Nyoman Sumanada. "Saya menolak," jawan Hanok Lenggu.

Untuk diingat anggota DPRD Rote Ndao, Hanok Lenggu menjadi terdakwa dalam kasus korupsi pembangunan perpanjangan break water PPI Tulandane, Kabupaten Rote Ndao pada tahun 2010 yang menelan dana Rp 3.652.445, 000.

Sesuai hasil tender proyek itu dimenangkan PT. Rimba Mas Indah milik Boby Hartono, salah seorang warga Kota Kupang.
Namun dalam praktiknya, pengerjaan proyek itu dilakukan terdakwa Hanok Lenggu, anggota DPRD Rote Ndao dengan sistem pinjam pakai bendera PT. Rimba Mas Indah dengan perjanjian memberikan dana Rp 90.000.000 kepada PT. Rimba Mas Indah sebagai provit yang merupakan imbalan dari pekerjaan tersebut.

Sekalipun pengerjaan proyek baru mencapai 84 persen, namun pencairan dana perpanjangan break water PPI Tulandane sudah mencapai 100 persen, sehingga negara dirugikan mencapai ratusan juta. *
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
98531 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas