A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pemuda Ini Nekat Lompat dari Jembatan Liliba dan Tewas - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Pos Kupang

Pemuda Ini Nekat Lompat dari Jembatan Liliba dan Tewas

Sabtu, 16 Maret 2013 20:49 WITA
Pemuda Ini Nekat Lompat dari Jembatan Liliba dan Tewas
POS KUPANG/BENNY JAHANG
TIM SAR Kupang melakukan evakuasi jenasah korban dari kedalaman 150 meter di Jembatan Liliba, Sabtu (16/3/2013).
Laporan Wartawan Pos Kupang, Benny Jahang

POS KUPANG.COM,KUPANG
-- Nekat itulah yang dilakukan Ika Haizar Margani (30), salah seorang pemuda asal Kalabahi, Kabupaten Alor yang nekat bunuh diri dengan cara terjun bebas dari atas jembatan Liliba dengan kedalam 150 meter, Sabtu (16/3/2013) pukul 09.30 wita.

Dalam kejadian itu pemuda ini tewas seketika dengan menderita patah tulang disejumlah tubuh korban.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang di tempat kejadian perkara (TKP) aksi bunuh diri yang dilakukan Ika Haizar Margani, bermula ketika korban naik keatas pagar pembatas di Jembatan Liliba.

Sejumlah warga yang melintas di atas jembatan Liliba sempat melihat korban naik dan berdiri dipingir jembatan besi di atas Jembatan Liliba. Sejumlah warga sempat mengingatkan korban agar tidak berdiri karena berbahaya.

"Saya sempat tanya untuk apa berdiri dipingir jembatan dan korban mengaku hendak kencing. Terus saya jalan dengan motor dan ketika sampai diujung jembatan saya dengar teriakan dan bunyi benturan. Ketika menuju tempat korban berdiri ternyata korban sudah lompat kedalam kali Liliba," kata Oktovianus

Amnesi, warga Oesapa kepada Pos Kupang di lokasi kejadian.
Dari atas ketinggian sekitar 150 meter korban yang bekerja di salah satu perusahan Tempe di Tabun terjuan dari atas Jembatan Liliba sambil berteriak dan pada bagian pungung terdapat tas pungung warna hitam berisi pakaian milik korban.

Setelah kejadian itu kata Oktovianus puluhan orang warga langsung turun kedalam kali Liliba untuk memberikan pertolongan namun ternyata korban langsung tewas. Kondisi tubuh korban mengalami cedera berat dan menderita patah tulang pada kaki, tangan serta pingang korban.

"Kota turun kedalam kali Liliba yang kondisinya sangat terjal. Kita mau angkat tubuhnya semua lembek karena tulang banyak yang patah," ujarnya.

Ketika warga datang melihat kondisi korban, Hand Phone milik korban terus berdering. Warga takut untuk mengangkat karena kondisi korban sudah meninggal.

Proses evakuasi terhadap jenasah korban membutuhkan waktu sekitar satu jam, karena posisi jenasah berada dipingir kali Liliba dengan kedalaman mencapai 150 meter, sehingga menyulitkan aparat Kepolisian melakukan evakuasi.

Evakuasi jenasah baru bisa dilakukan setelah beberapa petugas dari SAR Kupang turun untuk membantu proses evakuasi dengan peralatan evakuasi yang sangat memadai.

Peristiwa ini menyedot perhatian ratusan orang yang memadati lokasi kejadian, untuk melihat kondisi korban. Namun sebagian besar warga tidak dapat melihat kondisi korban yang berada dibawah kali Liliba yang sulit terlihat secara jelas.

Selama berlangsungnya proses evakuasi ruas jalan Piet A Tallo macet total, sehingga aparat Kepolisian terpaksa mengalihkan arus kendaraan dari arah Bundaran Pu menuju Lilina ke arah Oesapa. Pihak Kepolisian dari Polres Kupang Kota hanya mengijinkan kendaraan melalui Jembatan Liliba bagi kendaraan yang datang dari arah Undana menuju bundaran PU.*
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas