• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 18 September 2014
Pos Kupang

Tim Data Ulang Pembebasan Lahan Bendungan Kolhua

Rabu, 6 Maret 2013 21:39 WITA
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang masih melakukan pendataan ulang terkait pembebasan lahan pembangunan Bendungan Kolhua di Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Pasalnya, pendataan ulang ini dilakukan agar tahu persis pemilik lahan yang sebenarnya.

Hal ini disampaikan Camat Maulafa, Corinus Tuan, yang ditemui Pos Kupang di Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (6/3/2013).
Corinus mengatakan, saat ini masih melakukan pendataan ulang terhadap pemilik tanah yang lahannya terkena dampak pembangunan bendungan.

Ia mengatakan, langkah yang dilakukan masih sebatas pendataan lahan dan pemilik, dan menanti petunjuk lebih lanjut, karena baru akan melakukan rapat lengkap tim dengan asisten I dalam waktu satu atau dua hari ini.

Menurutnya, lahan yang terkena dampah pembangunan bendungan seluas 40-an Ha, terdiri dari 72 kepala keluarga (KK).

"Kami baru akan melakukan rapat, dan setelah rapat nanti akan segera melakukan sosialisasi kepada warga dan pemilik lahan. Kami ingin agar mereka yang akan diundang nanti adalah benar- benar pemilik tanah yang sebenarnya dan tidak salah sasaran," ujarnya.


Terkait pembebasan lahan yang terkesan berlarut-larut, ia mengatakan, memang langkah yang diambil selama ini maish terkendala dengan pembebasan lahan. Sehingga, pihaknya berusaha untuk mendata ulang dan menelusuri sejarah dan siapa yang pemilik tanah sebenarnya.

Ia mengatakan, untuk pembebasan lahan di Kolhua memang membutuhkan pendekatan persuasif, karena lahan yang ada di sana terdiri dari lahan tidur dan lahan yang merupakan daerah pertanian.

"Butuh pendekatan persuasif yang terus menerus dengan para pemilik tanah sehingga ditemukan solusi yang tepat dan tidak merugikan masyarakat," katanya.*
Penulis: apolonia_m_dhiu
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
95791 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas