Pilgub NTT

BKH-Nope: Banyak yang Belum Tahu Dana KUR

BANYAK warga terutama para pedagang kecil di Nusa Tenggara Timur, mengaku tidak mengetahui dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).

BKH-Nope: Banyak yang Belum Tahu Dana KUR
Ist
DI PASAR WOLOWONA--Beni Kabur Harman sedang berdialog dengan pedagang di Pasar Wolowona, Ende, belum lama ini.
POS-KUPANG.COM --- BANYAK warga masyarakat, terutama para pedagang kecil di Nusa Tenggara Timur,  mengaku  tidak mengetahui adanya dana-dana pemberdayaan ekonomi yang disediakan oleh pemerintah pusat bagi masyarakat seperti dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).

KUR merupakan salah satu program percepatan pembangunan ekonomi yang disiapkan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan disalurkan melalui perbankan.

Realita ini ditemukan pasangan kandidat Calon Gubernur NTT, Dr. Beni Kabur Harman, SH dan kandidat Calon Gubernur NTT, Willem Nope, SH atau BKH-Nope, ketika berkunjung ke sejumlah pasar di setiap kabupaten di NTT yang dikunjungi selama ini.

Temuan ini disampaikan BKH ketika melakukan orasi politik di hadapan ribuan massa pendukung dan simpatisan BKH-Nope yang menghadiri acara deklarasi pasangan BKH-Nope di Lapangan Matawai-Waingapu, Sabtu (19/1/2013).

 BKH mengatakan, ketika dirinya menanyakan kepada para pedagang di pasar-pasar yang dikunjungi selama ini maupun dalam dialog dengan kelompok masyarakat, banyak warga khususnya pedagang kecil yang tidak tahu bahwa ada dana KUR untuk membantu pengembangan usaha mereka.

"Banyak yang mengaku tidak tahu adanya dana tersebut, apalagi soal mekanisme  untuk memperoleh dana tersebut. Padahal dana-dana tersebut diprogramkan secara khusus oleh pemerintah pusat untuk membantu pengembangan ekonomi masyarakat maupun usaha kecil dan menengah," paparnya.

Oleh karena itu, bagi BKH-Nope bila terpilih dalam pemilihan gubernur dan calon gubernur pada tanggal 18 Maret 2013 nanti, BKH-Nope berkomitmen agar rakyat NTT tahu dan memastikan semua program pemberdayaan dan pembangunan yang disiapkan pemerintah pusat termasuk KUR dimanfaatkan secara tepat untuk rakyat.

BKH-Nope akan secara transparan mensosialisasikan dan  menyampaikan secara jujur kepada rakyat NTT tentang seluruh program-program pembangunan maupun pemberdayaan ekonomi, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya.

Menurut BKH, ada banyak pemimpin di daerah yang memanfaatkan program-program itu untuk kepentingan politik diri dan kelompoknya seolah-olah program-program itu adalah gagasan atau perjuangannya. Lebih parah lagi ada yang sengaja menutup-nutupi program-program prorakyat itu bila dianggap merugikan dirinya maupun kelompok secara politik.

BKH-Nope bertekad akan mengoptimalkan kerja sama dengan semua sektor termasuk sektor perbankan untuk memastikan dana-dana pemberdayaan ekonomi seperti KUR untuk masyarakat pedesaan dan pesisir dapat dimanfaatkan untuk rakyat. BKH-Nope juga  melalui kartu solusi akan membantu rakyat kecil melalui kredit usaha tanpa agunan.

Sementara Willem Nope didampingi istrinya usai mengunjungi Pasar Matawai, Waingapu, mengatakan, para pedagang kecil di pasar umumnya mengeluhkan kendala mendapat akses modal untuk usaha mereka selain belum memadainya fasilitas pasar. BKH-Nope, kata dia, akan fokus membantu para pedagang kecil untuk peningkatan usaha mereka melalui bantuan  modal usaha untuk pedagang kecil dan menengah.

BKH sebelumnya dalam kunjungan ke Pasar Inpres Anakalang, Sumba Tengah, Jumat (18/1/2013), mengatakan, BKH-Nope berkomitmen kalau dipercayakan masyarakat NTT memimpin lima tahun ke depan, akan membenahi sarana dan fasilitas pasar yang memadai dan layak.

"Kita akan bangun pasar-pasar yang layak sehingga baik ibu/bapak pedagang maupun orang yang mau belanja merasa lebih nyaman. Kalau bapak/ibu pilih BKH-Nope, maka kita akan bangun pasar-pasar yang lebih layak, akan kita bangun pasar-pasar desa yang lebih baik," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI tersebut.

Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help