Rabu, 10 Juni 2026

Pemuda Timor Leste Dideportasi dari Maumere

Pengawasan dan penindakan terhadap warga asing yang berada di wilayah Keimigrasian Maumere terus dilakukan pihak Imigrasi Maumere.

Tayang:
Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Pengawasan dan penindakan terhadap warga asing yang berada di wilayah Keimigrasian Maumere terus dilakukan pihak Imigrasi Maumere.

Pada Senin (11/2/2013) siang, Imigrasi Maumere mengamankan Alfonsos Lopez Pirez (19), seorang pemuda Lospalos, Timor Leste yang tinggal di Desa Paga, Kabupaten Sikka melebihi ketentuan dalam paspornya.

Pemuda Timor Leste ini telah diperiksa dan akan dideportasi alias dipulangkan kembali ke negara asalnya.

Tindakan pemulangan ini dilakukan Imigrasi Maumere usai menemukan ketentuan tinggal di Sikka dalam paspor telah melebihi ketentuan yakni sudah mencapai 60 hari lamanya.
Demikian penjelasan Kepala Imigrasi Maumere, Maxmilian Makakombo, S.H kepada Pos Kupang, Senin (11/2/2013) siang di Kantor Imigrasi Maumere.

Max, begitu nama panggilan Maxmilian, menjelaskan, pemulangan Pirez ke Timor Leste akan  dilakukan Imigrasi Maumere usai melakukan pemeriksaan di kantor Imigrasi Maumere.

Berdasarkan hasil pemeriksaa sementara, kata Max, Pirez menetap di Sikka melebihi ijin dalam paspornya sehingga dengan ketidaktahuan mau memperpanjang ijin tinggal ternyata sudah melebihi masa berlaku.

"Pirez dengan ketidaktahuannya datang ke Kantor Imigrasi Maumere, Senin (11/2/2013) siang mau memperpanjang ternyata setelah dilihat petugas ijin tinggal sudah lebih. Maka itu kita akan deportasikan Pirez. Pihak Imigrasi sudah menanggungkan kepada keluarga Pirez kalau ia ke Sikka karena sedang sakit dan menjalani perawatan di rumah keluarganya. Kondisi Pirez pun masih sakit dan Imigrasi Maumere tidak melakukan tindakan penahanan tapi menitipkan Pirez kepada keluarganya. Dalam kasus ini,Pirez memang tidak tahu kapan mengurus perpanjangan ijin tinggal maka itu unsur kesengajaannya guna melakukan perbuatan yang melanggar UU Imigrasi belum kita temukan," kata Max.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved