A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Merpati Terjungkal, 2 Tewas - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Pos Kupang

Merpati Terjungkal, 2 Tewas

Selasa, 12 Februari 2013 12:42 WITA
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA, PK -- Sebuah mikrolet, Merpati DH 1042 D, yang ditumpangi belasan penumpang dari Salore menuju Haekesak, Sabtu (9/2/2013), terjungkal ke jurang di perkampungan Wepu  wilayah Desa Asumanu.

Dalam kecelakaan ini, Martinus Suri Mali meninggal di tempat sementara Miranda Bete tewas di RSU Atambua.

Kedua korban berasal dari Desa Kabuna, Kecamatan Kakulukmesak, Belu. Sementara penumpang lainnya luka berat dan kini mendapat perawatan medis di RSUD Atambua.

Kasat Lantas Polres Belu, AKP. Apolinario da Silva ketika dikonfirmasi wartawan melalui  Kanit Laka, Aipda Nyoman Sukarasa  di ruang kerjanya, Senin (11/2/2013), membenarkan peristiwa tragis itu.

Sukarsa mengungkapkan, peristiwa ini bermula dari rombongan keluarga korban menumpang mikrolet Merpati  tujuan Salore-Haekesak sekitar pukul 13.30 Wita untuk menghadiri acara duka salah seorang keluarga mereka.

Pada saat tiba di jalan menurun tajam, pengemudi, Mateus Antoni tidak mampu mengendalikan kendaraannya karena rem blong. Mikrolet itupun terjun bebas ke jurang yang menyebabkan dua orang meninggal dan enam orang luka berat dan ringan.

Enam korban yang luka, yakni Serovina Maya, Serly Maya, Abiate Maya, Yulito Soares, Florentina Daporpitsau dan Martinus Soares.

Setelah kejadian itu, kata Sukarsa, pihaknya langsung turun ke TKP sekaligus mengamankan pengemudi mikrolet Merpati, Mateus Antoni untuk menjalani proses hukum sesuai aturan hukum yang berlaku.

Tim penyidik Satlantas Polres Belu juga sudah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus ini. Dalam peristiwa ini, tersangka sudah jelas pengemudi Merpati dijerat Pasal 310 ayat 1, 2 dan 3  berupa kurungan penjara selama enam tahun.

Mateus Antoni yang ditemui, menjelaskan, lakalantas itu akibat rem blong ketika memasuki jalan menurun di lokasi Wepu wilayah Desa Asumanu Kecamatan Raihat Kabupaten Belu. Saat itu, jelas Mateus kendaraan yang dikemudikannya melaju dengan gigi dua dan sulit dikendalikan ketika rem blong.

"Mereka kontrak mobil pergi pulang.  Jadi, siang itu saya pergi antar dan setelah acara penguburan selesai baru pergi jemput lagi. Sampai sekarang biaya kontrak kendaraan mereka belum bayar juga. Mau bagaimana lagi sudah terjadi lakalantas ini tanpa disengaja," tuturnya.
Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
93372 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas