PosKupang/

Polda NTT Telusuri Sindikat Pengiriman CTKI

Momen pemulangan puluhan tenaga kerja wanita asal NTT dari Malaysia menjadi awal yang tepat bagi jajaran Polda NTT

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Momen pemulangan puluhan tenaga kerja wanita asal NTT dari Malaysia menjadi awal yang tepat bagi jajaran Polda NTT untuk menelusuri sindikat dan mafia tenaga kerja yang ada di NTT.

Untuk itulah, jajaran Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT masih terus bekerja keras guna mengungkap aktor, jejaring hingga pelaku dalam kasus pengiriman TKW ilegal ke luar negeri.

Demikian disampaikan Kapolda Ricky H.P Sitohang kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Senin (11/2/2013). Ia menjawab pertanyaan wartawan terkait perkembangan penanganan kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang dalam pemulangan puluhan TKW asal NTT dari Malaysia.

Menurut pemulangan TKW asal NTT dari Malaysia lantaran prosedur pemberangkatan dan pengirimannya yang tidak benar. Dan ia mendapatkan informasi dari penyidik sudah ada benang merah yang ditemukan polisi terkait dugaan tindak pidana yang terjadi dalam kasus tersebut.

"Kalau memenuhi kriteria maka ditindak, diperiksa dan diajukan ke jaksa penuntut umum. Dan saya tidak ada urusan dengan Apjati atau Forkom. Urusan saya bagaimana prosedur TKI ini diberangkatkan dengan mekanisme yang benar," kata Kapolda Ricky.

Ia menegaskan bila ada keterlibatan oknum tertentu maka disikat. Bahkan bila anggota dari polisi dan TNI terlibat tetap akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kalau ada aparat pemerintah yang terlibat saya juga tidak akan peduli," kata Kapolda Ricky.

Tentang adanya dugaan kuat perdagangan orang, Kapolda Ricky menjelaskan, jajarannya tidak akan berburu-buru menetapkan tersangka. Polisi akan mendalami terlebih dahulu hasil pemeriksaan saksi-saksi dari TKI yang dipulangkan.

"Dari hasil evaluasi pemeriksaan saksi nanti dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi lain yang terlibat dalam pengiriman TKI dan pemulangannya," jelas Kapolda Ricky.

Menyoal kuatnya motif politik dalam kasus ini, Kapolda Ricky menegaskan dirinya tidak peduli dengan urusan politik. Jajarannya menyidik kasus ini dengan mengedepankan koridor penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku.*

Penulis: alwy
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help