A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Asyik Memancing, Siswa SMP Tewas Diterkam Buaya - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 23 Agustus 2014
Pos Kupang

Asyik Memancing, Siswa SMP Tewas Diterkam Buaya

Sabtu, 26 Januari 2013 22:27 WITA
Asyik Memancing, Siswa SMP Tewas Diterkam Buaya
POS KUPANG/SALOMO HABA
Inilah buaya yang ditangkap warga di wilayah Manikin, Kelurahan Tarus, Kupang, NTT, Sabtu (5/1/2013)
POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Alfredo (13), siswa kelas 1 SMP Besikama, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, tewas diterkam buaya saat bersama rekannya memancing di muara Sungai Metamanuk, Desa Alas, Belu.

Yohanes Berek, warga Desa Alas, Sabtu (26/1/2013), mengatakan, korban bersama lima rekannya seusai sekolah, Jumat (25/1/2013), memancing di muara sungai itu. Di muara sungai itu, korban memilih berpisah dari empat rekannya sekitar 20 meter. "Saat itu secara mengejutkan seekor buaya muncul dari air sungai dan menarik korban ke sungai. Karena air sungai keruh berlumpur, pergerakan buaya itu sulit terpantau korban," kata Berek.

Korban menjerit dan berteriak minta tolong. Saat teman-temannya datang ke lokasi kejadian, korban sudah tak ada lagi. Hanya ada seekor buaya muara sedang mengempaskan ekor di permukaan sungai. Namun, korban tidak terpantau.

Anak-anak itu berteriak minta tolong. Kemudian warga Alas ramai-ramai mengunjungi lokasi kejadian. Kubangan air itu dikeruk dengan mengerahkan sebuah ekskavator. Selama tiga jam, mereka mengeluarkan air dari kubangan dan menemukan korban tak bernyawa lagi di sudut kubangan. Sebagian tubuh korban berupa kaki dan tangan sudah terputus. Korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. *
Editor: alfred_dama
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
91792 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas