Selasa, 9 Juni 2026

Bupati dan DPRD Kupang Sepakat Gelar Sidang

BUPATI Kupang, Ayub Titu Eki, dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kupang, telah bersepakat menggelar sidang hari Senin (21/1/2013).

Tayang:
POS-KUPANG.COM --- BUPATI  Kupang, Ayub Titu Eki, dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kupang, telah bersepakat menggelar sidang hari Senin (21/1/2013).

Hal ini disampaikan Sekda NTT, Frans Salem, usai memimpin pertemuan tertutup bersama Bupati Kupang dan pimpinan DPRD Kabupaten Kupang di ruang rapat Sekda NTT, Kamis (17/1/2013) sore.

Dalam rapat tertutup itu, jelas Frans, bupati dan DPRD telah menyepakati  bersidang, dengan demikian  Badan Musyarawah (Banmus) segera menetapkan jadwal sidang membahas RAPBD  2013 secepatnya.

"Kami sudah minta semua jadwal sidang disampaikan kepada Gubernur NTT agar dipantau," katanya.

Frans optimistis apa yang  telah disepakati dalam rapat itu akan dijalankan kedua pihak sehingga tidak merugikan rakyat banyak.

Pantauan Pos Kupang, hadir dalam rapat tertutup ini, Bupati Kupang, Ayub Titu Eki;  Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut; Kadis  PPKAD, Anton Suri Asa; Asisten II Setda Kabupaten Kupang, Korinus Masneno; Sekretaris DPRD Kabupaten Kupang, Jimmy Uli; Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Melitus Ataupah; Wakil Ketua DPRD, Anton Natun dan Yohanes  Mase.

Sedangkan Sekda NTT, Frans Salem, didampingi Asisten Administrasi Pemerintahan, Yohana Lisapali; dan Kepala Biro Keuangan NTT, Obaldus Toda. Rapat sekitar pukul 15.30 Wita, berakhir sekitar pukul 16.30 Wita.

Usai rapat,  Bupati Titu Eki yang keluar langsung mengangkat tangannya dan menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa berkomentar.

"Mohon maaf ya. Silakan ke Pak Sekda (Sekda NTT, Red)," ujarnya.  Begitupun  tiga pimpinan DPRD semuanya menolak berkomentar dengan mengatakan bahwa yang akan memberikan komentar adalah Sekda NTT, Frans Salem.

Sekda NTT, Frans Salem, yang dikonfirmasi mengaku  meminta para pejabat ini tidak boleh berpolemik lagi di media massa agar tidak menimbulkan masalah baru yang berdampak merugikan masyarakat Kabupaten Kupang. 

"Ya, saya yang minta supaya jangan komentar macam-macam lagi, nanti masalahnya tidak akan selesai. Saya minta untuk lepas semua ego, tolong pikirkan rakyat kita," katanya.

Tentang masalah sebenarnya, Frans mengatakan, dalam rapat, baik bupati maupun DPRD menolak bahwa yang terjadi di Kabupaten Kupang ini  adalah masalah.  "Mereka menolak dikatakan bahwa ini masalah, tapi saya bilang ini suatu masalah karena sampai saat ini APBD tahun 2013 belum dibahas," kata Frans.

Selanjutnya, jelas Frans, bupati dan DPRD mengaku bahwa masalah itu hanyalah karena belum adanya kesepakatan bersidang. Sekda Frans juga tampak enggan menceritakan masalah sebenarnya.

Salah satu anggota DPRD NTT asal Kabupaten Kupang, Nelson Matara yang dihubungi terpisah menyayangkan persoalan yang terjadi di Kabupaten Kupang saat ini.  Nelson berharap bupati dan DPRD menjalin kemitraan yang sehat agar tidak merugikan rakyat banyak.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved