PosKupang/

Pemilihan Gubernur NTT

Mech Saba: Kita Sudah Mulai Perang

Ibarat perang, saat ini kita sudah mulai perang," demikian pernyataan Ketua Tim pemenangan pasangan bakal calon paket Tunas

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, KUPANG -- "Ibarat perang, saat ini kita sudah mulai perang," demikian pernyataan Ketua Tim pemenangan pasangan bakal calon paket Tunas, Mech Saba kepada wartawan usai mengikuti rapat tim pemenangan paket itu di Kantor DPD I Partai Golkar NTT, Selasa (15/1/2013).

Dikatakannya, tim pemenangan paket Tunas (Ibrahim Agustinus Medah-Emanuel Melkiades Laka Lena) baru saja melakukan rapat perdana untuk segera bekerja memenangkan paket Tunas dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT Maret 2013 mendatang. "Sekarang ini bukan saatnya hanya omong saja  tapi sudah mulai bekerja mulai dari tingkat propinsi sampai tingkat paling bawah," katanya.

Dalam rapat perdana ini, kata Mech, bukan saja dihadiri oleh tim partai tapi juga tim pemenangan keluarga baik dari keluarga Ibrahim Medah maupun dari Melki Laka Lena.

"Setelah rapat ini, kita secara tim partai maupun tim keluarga sudah mulai mendampingi Pak Medah dan Pak Melki ke manapun mereka pergi," jelasnya sambil menambahkan bahwa tim secara partai baru akan bekerja setelah pasangan bakal calon ditetapkan sebagai calon.

Tentang target, Mech mengatakan, bahwa mesin partai tentu akan bekerja maksimal untuk kemenangan paket Tunas dan dalam rapat perdana itu, juga disampaikan kepada  para pengurus dewan pimpinan daerah (DPD) II di kabupaten atau kotase NTT untuk mempersiapkan rencana roadshow pasangan ini.

"Semua harus kerja. Kalau tidak kerja sama dengan mau kalah. Untuk saat ini, kita tidak kepala sakit karena Pak Medah sudah sejak lama bekerja dan Pak Melki juga sudah keliling flores," katanya.

Ketua DPD I Partai Golkar NTT, secara terpisah mengatakan optimismenya dalam memenangkan pertarungan pilgub NTT kali ini. Medah malah menegaskan bahwa Paket Tunas akan menang satu putaran. "Paket lain bicara bahwa menang sekian persen itu hanya hitungan di atas kertas. Kita bicara karena ada bersama masyarakat," kata Medah. *

Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help