Selasa, 9 Juni 2026

Pilgub NTT

Massa Medah-Hugo Kecewa

Massa pendukung IA Medah dan Hugo Rehi Kalembu sebagai pasangan bakal cagub/cawagub NTT dari PG kecewa lantaran batal datang, Kamis (6/12/2012).

Tayang:
zoom-inlihat foto Massa Medah-Hugo Kecewa
POS KUPANG/NOVEMY LEO
ELTARI KUPANG --- Sejumlah iringan mobil yang hendak menjemput IA Medah dan Hugo, tiba di bandara Eltari Kupang, Kamis (6/11/2012) pukul 10.45 Wita namun akhirnya pulang karena keduanya batal datang ke Kupang.
POS-KUPANG.COM, KUPANG, PK --- Massa pendukung IA Medah dan Hugo Rehi Kalembu sebagai pasangan bakal calon Gubenur dan Wakil Gubenur NTT dari Partai Golkar (PG) kecewa lantaran keduanya belum jadi datang ke Kupang, Kamis (6/12/2012) siang.

Belum tibanya Medah dan Hugo di Kupang itu diduga karena belum adanya kepastian nama Cawagub dari DPP Golkar terkait Pilgub NTT 2014 mendatang .

Disaksikan Pos Kupang, sejak Kamis pagi sejumlah kendaraan roda empat dan dua dengan puluhan massa sudah ada di Bandara Eltari Kupang.

Menurut rencana hari itu Medah dan Hugo dari Jakarta akan tiba di Kupang dengan pesawat Lion Air pukul 11.00 Wita. Dan rencananya, keduanya akan diterima oleh keluarga dengan sambutan secara adat Alor dan Timor bahkan mereka akan diarak keliling Kota Kupang sebelum akhirnya diantar ke DPD II Golkar NTT.

Sekitar pukul 10.45 Wita, muncul lagi sejumlah pengurus dan pendukung mengendarai lima kendaraan roda empat, dua diantaranya adalah Suzuki Katana yang dicat warna kuning dan dipasang bendera Golkar.

Tiba di halaman depan ruang VIP, sejumlah massa mendekati mobil itu dan menginformasikan bahwa Medah dan Hugo batal datang karena masih ada persoalan yang harus diselesaikan di DPP Golkar pusat. Massa kemudian diminta kembali ke DPD II PG untuk membicarakan hal itu disana.

Sebagian massa menginformasikan bahwa batalnya kedatangan Medah-Hugo itu diduga lantaran DPP Golkar telah mengubah dan mengganti nama cawagub yang diusung PG yang semula adalah Hugo Rehi Kalembu diganti menjadi Melki Lakalena. Hal ini membuat massa kecewa dan tidak terima.

"Kami kecewa. Kenapa bisa jadi begini. Kami tetap dukung Pak Hugo," kata salah seorang pendukung Medah-Hugo sambil berlalu.
Kordinator Provinsi NTT Partai Golkar, Drs. Melchias Markus Mekeng Bapa, dikonfirmasi Pos Kupang melalui telepon genggamnya, Kamis siang, menjelaskan, DPP PG sama sekali tidak mengubah atau menganti nama Cawagub Hugo menjadi Lakalena.

Karena surat keputusan DPP PG terkait Pilgub NTT yakni Cagub IA Medah dan Cawagub Melki Lakalena itu belum ditandatangani oleh Ketua Umum PG, Aburizal Bakrie karena beliau masih berada di luar kota.

Karenanya Melchias heran, kenapa ada pihak yang mengatakan sudah memegang SK DPP PG dan Hugo dikatakan sebagai Cawagub NTT mendampingi Cagub IA Medah.

Melchias berharap semua pihak bisa sabar dan menunggu SK DPP PG resmi ditandatangani ketua dan sekretaris sebagai bentuk keputusan resmi dari partai.

"SK DPP PG belum ditandatangani oleh Ketua Umum, bagaimana bisa orang mengatakan DPP PG mengubah nama Cawagubnya. Sebelum ada surat resmi dari DPP maka tidak bisa mengklaim siapa cawagub dari Golkar. Kondisi yang terjadi saat ini akhirnya membuat masyarakat binggung dan berprasangka yang tidak-tidak," kata Melchias.

Menurut Melchias, jika Pak Medah atau pengurus DPD I PG sudah mengumumkan cawagub sebelum ada keputusan resmi dari DPP yang ditandatangani Ketum, maka hal itu tidak etis. Apalagi pengumumannya ternyata tidak sama dengan hasil SK DPP. Pak Medah sebagai kader partai harus taat organisasi," kata Melchias.

Menjawab Pos Kupang, apakah dengan tindakannya maka Pak Medah dan pengurus DPD I PG itu bisa kena sanksi, Melchias mengatakan, hal itu bisa saja terjadi karena di dalam organisasi PG ada yang namanya PLDT yakni Prestasi, Loyalitas, Dedikasi dan Tak tercela.

"Tidak ada alasan, sebagai kader Partai Golkar, Pak Medah dan pengurus seharusnya taat pada keputusan partai. Kalau Pak Medah terus ingin memaksakan kehendak dengan cara-cara yang tidak menunjukkan kualitas kader partai yang taat akan etika dan aturan partai sehingga membahayakan mekanisme dan kebijakan ketum, maka langkah organisasi yang tegas harus dilakukan. PG selalu kedepankan PDLT bagi semua kadernya tanpa kecuali.

Melchias berharap masyarakat, pendukung dan simpatian PG jangan terprovokasi terhadap isu-isu dan informasi yang keliru. Masyarakat harus bisa bersabar menunggu dan menerima hasil keputusan DPP PG terkait nama Cagub/cawagub untuk diusung pada Pilgub NTT 2014 mendatang.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved