Minggu, 21 Desember 2014
Pos Kupang

Wartawan Pos Kupang Diancam Akan Dibunuh

Minggu, 2 Desember 2012 23:04 WITA

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Felix Janggu

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA
-- Wakil Ketua (Waket) II DPRD Lembata, Yoseph Meran Lagaur, S.IKom mengancam membunuh wartawan Pos Kupang, Feliks Janggu,  pada acara renungan Hari AIDS se-Dunia di Taman Swaolsa Tite, Kota Lewoleba, Sabtu (1/12/2012) malam pukul 19.30 Wita.

Tidak diketahui motif ancaman itu, tapi diduga karena berita perjalanan dinas DPRD Lembata yang diberitakan Harian Pos Kupang, tempat Feliks bekerja.   Tiba-tiba saja dia marah ketika Feliks menghampirinya saat Meran sedang bersama wartawan Vitory News, Marthen Kilok dan Wartawan TVRI, Wisnu Yunior.

"Saya tunggu kau dari tadi. Kau ini wartawan, saya ini juga pernah jadi wartawan. Saya ini sarjana komunikasi, kau buat berita tidak konfirmasi saya," tiba-tiba  Yos Meran berkata demikian.

Kemarahannya menjadi tontonan banyak orang. Di hadapannya ada Nefri Eken dari Forum Komunikasi Waria NTT, Ketua Panitia HAS Lembata, Lutfi Ali dan beberapa warga.

"Kau tulis berita kenapa tidak konfirmasi saya. Kenapa tidak tulis juga Fredy Wahon, Bediona (keduanya anggota DPRD Lembata, Red). Kau tidak adil, kau akan saya bunuh," katanya dengan nada tinggi  sambil menunjuk-nunjuk  jarinya.

"Kau telah membunuh karir politik saya, kau mau tantang saya di Lembata. Saya tambah gila dan bisa bunuh kau," katanya lagi.

Dia melanjutkan, akan menghentikan langganan Pos Kupang. Tetapi tidak dijelaskan langganan seperti apa.

Karena tidak mengerti maksudnya, wartawan Pos Kupang hanya menanggapi, "Itu bukan urusan saya pak."

Tapi  Meran  mengulangi lagi ancamannya.  "Kau berani tantang saya di Lembata. Saya lebih gila lagi, saya akan bunuh kau," katanya  lagi.

Sebelumnya Pos Kupang pernah menurunkan berita tentang perjalanan dinas 25 anggota DPRD Lembata yang telah menghabiskan dana Rp 2,8 miliar.
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas