A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Guru Profesional Harus Rendah Hati - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Pos Kupang

Guru Profesional Harus Rendah Hati

Senin, 5 November 2012 17:13 WITA
Guru Profesional Harus Rendah Hati
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
SEMINAR -- Mahasiswa FKIP Undana mengikuti seminar tentang membangun calon guru yang profesional dan berkarakter di Aula Rektorat Undana, Senin (5/11/2012)
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Seorang guru yang profesional adalah sosok guru yang selain profesional juga harus memiliki sikap kerendahan hati. Kerendahan hati sebagai karakter guru yang terus terpatri dalam diri guru.

Hal ini disampaikan Pembantu Rektor III Undana, Ir. Max Kapa, M.Agr.Sc  pada seminar mahasiswa FKIP Undana di Aula Rektorat, Senin (5/11/2012).

Seminar dengan tema membangun calon guru yang profesional dan berkarakter ini dihadri sekitar 300 mahasiswa FKIP dari berbagai jurusan. Sedangkan pematerinya terdiri dari enam orang masing-masing, Drs. Petrus Ly, M.Si, Dr. Paul Taek, M.S, Prof. Simon Sabon Ola, dr. I Made Parsa, Dr. Tonce Makmar, M.Pd dan Kasi Kurikulum Dinas PPO NTT, Linus Lusi, S.Pd mewakili Kadis PPO NTT.

Menurut Kapa, menjadi seorang guru tidak hanya mengajar saja tetapi harus memiliki karakter dan keteladanan bagi siswa, karena itu guru perlu memiliki karakter rendah hati dan profesional. Bahkan guru harus bisa belajar dari apa yang dilakukan oleh Wolter Monginsidi.  


"Guru itu harus profesional dan juga rendah hati agar bisa menjadi teladan yang baik. Guru juga jangan andalkan kesombongan tetapi bisa memiliki kemampuan memaafkan. jadi guru itu harus memberi teladan yang baik," kata Kapa.

Kapa juga mencontohkan, seorang guru harus mampu mengelola emosional ketika menghadapi lingkungan yang sulit dikendalikan, bahkan jika menghadapi anak didik pula. "Karena profesionalisme dan karakter guru menjadi hal utama. Jangan jadi guru tapi sebagai pemabuk, preman dan suka duduk di deker sambil membuat keonaran," jelasnya.
Penulis: oby_lewanmeru
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas