A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Disiplin PNS Masih Dikeluhkan - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Pos Kupang

Disiplin PNS Masih Dikeluhkan

Rabu, 24 Oktober 2012 11:41 WITA
Disiplin PNS Masih Dikeluhkan
POS KUPANG/EDY BAU
SANTAI--Beberapa PNS di Setda NTT sedang santai di luar ruang kerja di bagian belakang kantor Gubernur NTT, Senin (22/10/2012), sekitar pukul 11.20 Wita.
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Disiplin pegawai negeri sipil (PNS) daerah masih jauh dari harapan. Hal ini  berpengaruh pada kinerja kerja PNS  bersangkutan. Banyak oknum PNS yang tidak taat pada jam kerja. Ada yang masuk terlambat, pulang lebih awal atau masuk tepat waktu tapi kemudian mengobrol di luar ruangan kerja. Bahkan ada PNS yang banyak menghabiskan waktunya di kantin.   

Kepala Biro (Karo) Kepegawaian Setda NTT, Elias Rero, mengatakan hal itu usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD NTT, Senin (22/10/2012). Elias mengaku, meski para PNS mendapat  tunjangan tambahan penghasilan untuk peningkatan kesejahteraan, tetapi disiplin kerja PNS masih dikeluhkan banyak pihak.

Dijelaskannya, tunjangan kesejahteraan yang diperhitungkan pada setiap PNS sudah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) NTT Nomor 1 Tahun 2011.  "Dalam pergub ini juga sudah diatur masuk keluar kantor, Senin-Kamis 07.30 -16.00 Wita. Istirahatnya pukul 12.00-13.00 Wita. Jumat masuk pukul 08.00 Wita dan pulang pukul 16.30 Wita, itu sudah diatur. Tapi kondisi riil itu memang masih belum berjalan baik," katanya.

Biro Kepegawaian, demikian Elias, terus melakukan pembinaan, pemantauan agar para pegawai menerapkan disiplin sesuai Pergub NTT. "Langkah-langkah yang sudah kami ambil, antara lain semua pegawai wajib absen manual dan  sidik jari. Absen manual kami lakukan untuk  memastikan kondisi pegawai, baik dalam rentangan waktu jam-jam istirahat maupun masuk dan keluar kantor," ujarnya.

Tentang model pembinaan, Elias mengatakan, pegawai yang indisipliner terhadap jam masuk dan keluar kantor lewat pimpinan SKPD-nya. Menurut dia, sesungguhnya tidak ada kesulitan dalam penerapan lima hari kerja karena telah diimbangi tambahan penghasilan, namun masih ada ulah oknum PNSD yang indisipliner.

"Sesungguhnya kalau pandangan saya, tidak ada kesulitan. Hanya kembali kepada sikap dan perilaku pegawai itu mau disiplin atau tidak. Kalau dari sisi pelayanan, sepanjang pegawai itu bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang ada pasti efektif karena memang setiap hari itu 7,5 jam berada di kantor. Kalau enam hari kerja juga hitungnya 7,5 jam sehari. Jadi, efektif tidaknya itu tergantung dari pegawai itu sendiri," kata Elias.

Ditanya apakah tunjangan tambahan penghasilan yang diberikan sudah seimbang kinerja PNS, Elias mengaku saat ini belum berimbang lantaran masih ada keluhan soal disiplin dan kinerja pegawai.

"Sejauh ini belum. Kalau kita mau bilang sudah tapi kondisi riil pegawai juga masih dikeluhkan. Dari sisi jam kerja, masih ada perilaku individu PNS yang indisipliner. Ke depan akan dilakukan pembinaan secara kontinyu oleh pimpinan SKPD. Kami dari Biro Kepegawaian mengharapkan  pembinaan terus menerus. Tahun 2012 ini sudah banyak PNS yang diberikan peringatan, bahkan ada yang dipecat. Ada yang turun pangkat dan teguran lisan," papar Elias.(roy/nia)
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas