Ya Ampun, Siswa SMP Terlibat Curanmor
Aparat Kepolisian Resort (Polres) Sikka berhasil membongkar sindikat kasus pencurian kendaraan bermotor
Tidak di sangka empat anak SMP diidentifikasi sebagai pelaku dalam kasus ini. Kapolres Sikka, AKBP. Ghiri Prawijaya, MTh melalui Kasubag Humas Polres Sikka, IPTU. Defa Jaumil yang di konfirmasi Pos Kupang di Maumere, Senin (22/10/2012) menjelaskan, pembongkaran kasus ini berawal laporan pada, Jumat (19/10/2012).
Dalam laporan itu menyeburkan, pada Senin tanggal 15 Oktober 2012 jam sekitar pukul 01.30 Wita, terjadi kasus pencurian sepeda motor di wilayah Tuang Muut, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Korbannya adalah Gregorius Marsiofin (18), seorang pelajar yang beralamat di Tuang Muut. Curanmor ini terjadi, jelas Defa, pada saat korban memarkirkan sepeda motornya merk Honda, Supra X warna biru no pol EB 3036 BC di depan kos Om Jaong.
Polisi setelah menerima laporan dari korban, tandas Defa, langsung menindaklanjuti laporan itu dengan mengumpulkan data. Pada besok harinya sabtu tanggal 20 oktober 2012 pihak kepolisian mengamankan 2 unit sepeda motor yang di jadikan barang bukti.
"Satu unit sepeda motor yang di duga milik korban dan 1 unit sepeda motor milik tersangka (karena sepeda motor tersebut memakai beberapa mesin milik sepeda motor korban/dipretelin)," jelas Defa.
Hasil pemeriksaan saksi dan korban, ungkap Defa, pihak kepolisian telah menahan 4 orang pelaku dengan inisial YP,AS,MW,dan EK. Semuanya masih di bawah umur dan masih duduk dibangku sekolah (SMP).
Menurut Defa, kasus ini sedang di tangani dan didalami oleh Sauan Reskrim Polres Sikka karena berkemungkinan terkait dengan kasus curanmor lainnya, yakni diantaranya kasus curanmor yang terjadi pada bulan Juli yang di laporkan pada Jumat 20 juli 2012. (oma)