Oknum TNI Rampas Empat Kamera Wartawan

Sejumlah oknum TNI Angkatan Udara telah merampas empat kamera foto dan video milik beberapa wartawan

Editor: Alfred Dama
POS KUPANG.COM, PEKANBARU --  Sejumlah oknum TNI Angkatan Udara telah merampas empat kamera foto dan video milik beberapa wartawan, selain sejumlah telefon genggam milik warga yang mencoba mengabadikan Superhawk-200 yang jatuh di Riau, Selasa (16/10/2012).

Pesawat Superhawk-200 milik TNI Angkatan Udara (AU) jatuh di sekitar permukiman warga RT 03, RW 03, Dusun 03, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, sekitar pukul 09.47 WIB.

Empat kamera foto dan video yang dirampas oknum TNI masing-masing Cannon EOS 7D milik pewarta foto Riau Pos Didik Hermanto, Nikon D300s milik pewarta Kantor Berita ANTARA Riau FB Anggoro.

Ada pula dua kamera video jenis handycam, dan Panasonic MD9000 milik pewarta yang bertugas di Media Riau Televisi.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, H Dheni Kurnia dalam keterangan resminya di Aula PWI Riau menyatakan pihaknya berharap oknum TNI segera mengembalikan kamera-kamera yang tadinya "disita" dengan tanpa alasan.

"Tindakan yang dilakukan oknum TNI ini merupakan pelanggaran hukum yang harus diusut secara tuntas," katanya.

Sampai Selasa petang belum ada kejelasan mengenai nasib sejumlah barang-barang inventaris milik wartawan tersebut.

"Kami meminta agar kamera saya dan teman-teman segera dikembalikan dengan utuh. Jangan sampai ada yang rusak," kata Didik, wartawan yang sekaligus korban penganiayaan oknum TNI.

Atas tindak penganiayaan dan penyitaan barang inventaris itu, Didik dan sejumlah wartawan lainnya melaporkan secara resmi kasus kekerasan tersebut ke POM AU di Kantor Satuan Polisi Militer Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved