Selasa, 9 Juni 2026

Ternyata, Pembunuh Nelayan Seorang Waria

Setelah bekerja keras sejak Sabtu (29/9/2012) pagi hingga Selasa (2/10/2012) malam. Polisi Polres Sikka akhirnya

Tayang:
Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Setelah bekerja keras sejak Sabtu (29/9/2012) pagi hingga Selasa (2/10/2012) malam. Polisi Polres Sikka akhirnya berhasil mengungkap pelaku pembunuhan Latane Lantomi (50), seorang nelayan warga Kampung Garam, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat .

Pelaku pembunuhan diduga seorang bencong alias waria, Eduard alias Anita (38), warga Desa Watutedang, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka.

Anita yang sehari-hari tidak memilikki pekerjaan ini ditangkap di rumah salah satu keluarganya di Desa Talibura, Kecamatan Talibura, Selasa (2/10/2012) malam. Polisi Polres Sikka dan Polsek Alok telah menetapkan  Anita sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Atas penetapan ini keluarga pelaku sempat kaget dan tidak percaya tapi mereka menyerahkan semua pada proses hukum.
Kapolres Sikka, AKBP.Drs.Ghiri Prawijaya, kepada Pos Kupang, di Perumnas Maumere, usai meninjau lokasi kebakaran, Kamis (4/10/2012) siang, menegaskan, pelaku masih dalam proses pemeriksaan di Mapolsek Alok guna dicaritahu ada motif apa ia membunuh korban.

"Pelaku pembunuhan di Waidoko sudah ditangkap di Talibura dan masih diperiksa di Polsek Alok," kata Kapolres Ghiri.
Ia menegaskan, polisi akan menangani kasus ini secara tuntas sehingga bisa diketahui secara jelas perbuatan tersangka dan bagaimana ia membunuh korban. "Yang jelas fakta dan bukti kalau pelaku melakukan tindak pidana sudahada ditangani polisi. Bukti dan keterangan saksi mengarah kepada tersangka sehingga kita sudah kenakan status tersangka dan sudah ditahan," tegas Kapolres Ghiri.

Joakim, keluarga Anita, yang ditemui Pos Kupang, di Polsek Alok, mengatakan,keluarga menyerahkan kepada proses hukum.
"Yang jelas kami percaya kalau pelakunya bukan Anita tapi kalau memang ia pelakunya kami dukung proses hukum dan silahkan proses saja. Pelaku adalah adik saya dan memang selama ini selalu tidak berada di rumah dan sedang sakit," kata Joakim, di Polsek Alok, Kamis (4/10/2012) siang.

Seperti diketahui, Latane Lantomi seorang nelayan yang tinggal di Kampung Garam, Kelurahan Wolomarang ditemukan tewas di Lorong Angkasa dengan kepala bersimbah darah dan badan penuh tanah.

Latane, pria beristri dan beranak dua ini diduga kuat dibunuh dengan cara dipukuli hingga tewas oleh oknum tak kenal sehingga keluarga meminta Polres Sikka dan Polsek Alok mengusut tuntas kematian korban agar jelas.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved