A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Dua Tertancap Panah, Tiga Lumbung Ludes Terbakar - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 20 Agustus 2014
Pos Kupang

Dua Tertancap Panah, Tiga Lumbung Ludes Terbakar

Rabu, 3 Oktober 2012 11:52 WITA
Dua Tertancap Panah, Tiga Lumbung Ludes Terbakar - Rumah_terbakar1.jpg
istimewa
Salah satu rumah warna Desa Lewobunga dibakar massa dari Desa Lewonara, Selasa (2/10/2012).
Dua Tertancap Panah, Tiga Lumbung Ludes Terbakar - Korban_Panah1.jpg
istimewa
Korban yang terkena panah akibat perang saudara di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flotim, NTT, dirawat petugas medis.
Dua Tertancap Panah, Tiga Lumbung Ludes Terbakar - Korban_Terkena_panah1.jpg
istimewa
Korban yang terkena panah akibat perang saudara di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flotim, NTT, dirawat petugas medis.
Laporan wartawan Pos-Kupang.com, Syarifah Sifat, Muhlis  Alawi

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA, PK --
Situasi di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur (Flotim) mencekam. Dua warga desa bertetangga, Lewobunga dan Lewonara, saling berhadap-hadapan dalam 'perang' saudara merebut tanah sengketa, Selasa (2/10/2012) dini hari.

Dua warga Lewobunga tertancap panah di leher dan pinggang dilepaskan massa dari Desa Lewonara. Aparat keamanan belum berhasil mengidentifikasi kedua korban karena situasi masih memanas.

Dua rumah di perbatasan Dusun Bele dan Desa Lewobunga, termasuk tiga lumbung pangan ludes dibakar, sementara lima unit rumah lainnya dirusak massa.

Kapolres Flotim, AKBP Wahyu Prihatmaka, dikonfirmasi pertelepon semalam, mengatakan, suasana tegang terjadi sejak Senin (1/10/2010) dapat dikendalikan aparat keamanan yang siaga sejak pagi.

Dan, rencana 'perang' saudara yang meletus pada Senin  itu berhasil dicegah. Namun situasi terus memanas dan pada Selasa (2/10/2012) dini hari, terjadi bentrokan fisik menyebabkan korban luka-luka dan kerugian material seperti lumbung padi dan rumah penduduk dibakar dan dirusaki.

"Kondisi ini dapat dikendalikan polisi yang dibantu satu pleton anggota  TNI dari Kodim 1624 Flores Timur dan dua pleton Brimob dari Maumere," ujar Wahyu.
Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
81561 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas