A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Mediasi Hotel Aston Dengan Haposan Gagal - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Pos Kupang

Mediasi Hotel Aston Dengan Haposan Gagal

Kamis, 27 September 2012 21:02 WITA
Mediasi Hotel Aston Dengan Haposan Gagal
Net
Felipus Fernandes, SH
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Mediasi antara pihak Hotel Aston di Kota Kupang sebagai tergugat dengan warga sebagai penggugat, dalam hal ini Haposan Manulang, terkait pembangunan hotel itu yang berpengaruh pada rusaknya bangunan rumah warga, gagal atau tidak menemui titik temu.

Sebelumnya majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Kupang, memberikan waktu selama 40 hari kepada kedua belah pihak untuk memediasi penyelesaikan masalah itu. Namun sampai Kamis (27/9/2012) kemarin, kedua belah pihak tidak mencapai kata sepakat. Akibatnya kasus tersebut dilanjutkan dalam persidangan di PN Kelas 1A Kupang.

Hal itu disampaikan oleh pengacara dari Haposan, Felipus Fernandes, SH dan oleh pihak Hotel Aston, dalam hal ini Marcel Fanggidae. Keduanya ditemui secara terpisah di PN Kelas 1A Kupang, usai melakukan mediasi Kamis kemarin.

"Mediasi terakhir gagal. Penggugat dalam hal ini Haposan Manulang, setuju dengan uang Rp 350 juta dari pihak tergugat dalam hal ini Hotel Aston, dengan catatan uang itu untuk perbaikan rumah. Sedangkan Hotel Aston, punya konsep bahwa uang itu untuk membeli tanah dan bangunan rumah. Karena itu penyelesaiannya diserahkan ke majelis hakim, agar perkara dilanjutkan dalam persidangan," kata Felipus.

Sedangkan Marcel mengatakan, " Gagal karena permintaan dia (penggugat, red) tidak sesuai kesepakatan awal. Awalnya sudah ada kesepakatan uang Rp 350 juta untuk jual beli, tetapi tadi katanya uang itu untuk perbaikan rumahnya lalu selanjutnya dia tinggal terus di rumah itu," kata Marcel.

Menurut dia, walaupun waktu 40 hari yang diberikan oleh majelis hakim masih tersisa, namun sepertinya sudah tidak ada lagi peluang untuk mencapai kata sepakat antara kedua belah pihak.(ser)
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
81062 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas