Selasa, 9 Juni 2026

Tim Combat TNI Awasi Laut Wini

Tim Combat Intel TNI Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI - Timor Leste dari Batalyon Infanteri (Yonif) 312

Tayang:
Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Julius Akoit

POS KUPANG.COM, KEFAMENANU -- Tim Combat Intel TNI Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI - Timor Leste dari Batalyon Infanteri (Yonif) 312/Kala Hitam kini memperkuat operasi pengawasan di sepanjang Pantai Utara, khusus di Laut Wini. Pasalnya di perairan laut ini sering jadi jalan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) dan sembako.

"Sudah pasti Tim Combat dari Batalyon Kala Hitam akan memperketat operasi intelijen di Laut Wini. Pasalnya di perairan laut itu menjadi salah satu jalan penyelundupan BBM dan sembako," jelas Wakil Komandan (Wadan) Yonif 312/Kala Hitam, Kapten (Inf) Candra, didampingi Komandan Kompi Tempur (Danki Pur) 4 Wini, Kapten (Inf) Muadi di Mapolres Timor Tengah Utara (TTU), Sabtu (1/9/2012) siang.

Kapten Candra menyebutkan ada 7 Pos TNI yang ditempatkan di sepanjang garis perbatasan darat RI - Timor Leste di Kabupaten TTU. Dengan penempatan personil sebanyak satu kompi.

"Dan anak buah lebih fokus pengawasan di batas darat. Namun sekarang saya minta agar perairan laut juga diawasi, terutama di pesisir pantai yang menjadi jalan tikus penyelundupan BBM dan sembako," jelasnya.

Wakapolres TTU, Kompol Yulian Perdana, S.Ik, yang dimintai komentar terpisah di Mapolres TTU, Sabtu siang, mengatakan akan membangun sinergi dan koordinasi yang lebih mantap lagi dengan aparat TNI Satgas Pamtas RI - Timor Leste guna mengatasi maraknya penyelundupan di perbatasan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah membantu kepolisian menangkap para pelaku penyelundupan BBM dan sembako di perbatasan. Sinergi yang kuat dan koordinasi yang mantap antara TNI - Polri sedang kami bangun untuk mengatasi tindakan kriminal di perbatasan, terutama kasus penyelundupan," jelas Perdana.

Tentang kasus penyelundupan pakaian bekas (rombengan) dan ikan kering seberat 600 kilogram lewat laut Wini, dua pekan lalu,, Kompol Perdana mengatakan polisi sedang mengambil keterangan dari para tersangka di Mapolres TTU.

"Kami juga sudah bersurat ke pihak Consulato Republic Demokratic Timor Leste tentang keterlibatan 4 orang warga Timor Leste dalam kasus penyelundupan lewat laut Wini itu," katanya.

Ditegaskan kasus penyelundupan lewat jalan tikus di perbatasan akan diproses hukum sampai tuntas sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebelumnya diberitakan Tim Combat Intel TNI Satgas Pamtas RI - Timor Leste dari Yonif 312/Kala Hitam menggagalkan penyelundupan BBM lewat jalan tikus sebanyak 775 liter yang ditampung pada 329 jerigen berbagai ukuran.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved