Jumat, 28 November 2014
Pos Kupang

Peluru Tembus Dada Bripda Suherman

Sabtu, 1 September 2012 13:32 WITA

Peluru Tembus Dada Bripda Suherman
Warta Jateng
Anggota CSI Polres Solo mengecek proyektil sesaat setelah tejadi baku tembak antara Densus 88 dengan teroris
POS KUPANG.COM, SOLO -- Dua orang terduga teroris tewas dalam aksi baku tembak dengan pasukan Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 di Jl Veteran, Tipes, Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/8/2012) malam. Aksi baku tembak itu juga menyebabkan seorang anggota Densus gugur.

"Satu anggota tim Densus 88 yang gugur tertembak pada bagian dada atas nama Bripda Polisi Suherman. Lawan memiliki tingkat mobilitas dan keterampilan tinggi. Proses pengembangan sedang dilakukan sehingga kami belum bisa menyampaikan secara rinci," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar kepada Tribun lewat sambungan telepon.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, aksi umbar peluru terjadi setelah pasukan elite itu menyergap pengendara motor yang melaju dari arah timur ke barat di Jl Veteran sekitar pukul 21.00. Setibanya di selatan hipermart Lotte Mart, motor pelaku dipepet kendaraan yang ditumpangi Densus 88.

Pelaku melawan dengan melepas tembakan ke arah petugas. Mendapat perlawanan, petugas membalasnya dengan berondongan peluru. Sempat terjadi baku tembak yang sengit di antara keduanya selama beberapa menit.

Berondongan senjata petugas mengenai pelaku sehingga keduanya tersungkur di tepi jalan. Seorang petugas ikut roboh setelah peluru pelaku mengenai bagian tubuhnya. "Satu teroris kepalanya pecah terkena tembakan. Bahkan isi kepala sampai berceceran di tengah jalan. Pokoknya sangat mengerikan," kata warga yang mengaku bernama Suryadi.

Dalam waktu singkat, petugas memboyong tubuh kedua pelaku ke dalam mobil dan segera meninggalkan lokasi yang terlihat banyak ceceran darah dan pecahan kaca helm. Petugas yang lain memerintahkan warga sekitar yang berkerumun segera pergi.

"Semua diminta pergi. Dua pedagang yang ada di sekitar lokasi penembakan yakni Slamet dan istrinya dibawa polisi. Sepertinya mau dijadikan saksi karena melihat penembakan," kata Suryadi lagi.

Polisi langsung mensterilkan lokasi. Garis polisi dipasang dari pertigaan Lotte Mart ke barat hingga sejauh sekitar 200-an meter. Di sekitar lokasi dijaga ketat polisi bersenjata lengkap. Polisi bersikap tegas dengan melarang warga mendekat. (tribun jogja)
Editor: alfred_dama
Sumber: Tribunnews

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas