A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Proyek Pansimas Bermasalah, Masyarakat Tak Menikmati Air - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Pos Kupang

Proyek Pansimas Bermasalah, Masyarakat Tak Menikmati Air

Jumat, 24 Agustus 2012 12:40 WITA
Proyek Pansimas Bermasalah, Masyarakat Tak Menikmati Air
Net
Ilustrasi
POS KUPANG.COM, SOE -- Proyek Pansimas di Desa Niki - Niki Un dan Pene Utara, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tahun 2011 menuai masalah. Masyarakat tidak menikmati air bersih seperti yang harapkan.

Kasus ini ditemukan, dua anggota DPRD TTS daerap pemilihan (Dapil) setempat, Chandra Susianto, SE dan Benediktus Banamtuan, SE beberapa waktu lalu.

Chandra Susianto kepada Pos Kupang dikediamannya, Kamis (23/8/2012) malam, menuturkan ketika reses mereka menemukan beberapa persoalan yang dihadapi masyarakat di Kecamatan Oenino, diantaranya, proyek pansimas di Desa Niki - Niki Un yang airnya tidak sampai pada tempat sasaran.

Demikian juga di Dusun 4 Desa Pene Utara. Jaringan pipa sudah sampai di tempat sasaran, namun air yang diharapkan tidak kunjung tiba. " Masyarakat di Niki - Niki Un sangat kecewa dan menduga ada upaya sabotase dari desa tetangga," kata Susianto.

Menurut dia proyek tersebut mengambil air dari sumber air Oepet yang melontasi wilayah Desa Sopo kecamatan setempat. Masyarakat menduga ada upaya sabotase oleh masyarakat Desa Sopo.

" Kami sarankan agar kedua kepala desa bersama tokoh masyarakat duduk bersama membicarakan hal itu. Kita berharap ada solusi yang dibuat bersama sehingga program ini tidak mubazir dan masyarakat bisa menikmati air bersih," katanya.

Sementara di Desa Pene Utara, lanjut Susianto diduga jaringan pipa yang masuk ke dusun 4 terlalu kecil sementara tekanan air dari pompa sangat besar sehingga pipa paralon itu jebol.

" Kita sarankan kepada masyarakat setempat untuk meminta pergantian pipa agar masyarakat bisa menikmati air bersih," katanya.

Menurut Susianto, dana proyek Pansimas itu sebesar Rp 250 juta per desa dan swadaya masyarakat sebesar Rp 11 juta ini cukup besar dan jangan sampai sia - sia pemanfatannya.
Menurut dia, hasil reses tersebut akan diserahkan kepada pimpinan DPR sebelum direkomendasikan kepada Komisi yang membidangi.

" Harapan kami Komisi C yang membidangi pembangunan akan memanggil intansi teknis terkait yang menangani program tersebut agar meninjau kembali jaringan perpipaan yang ada dan memperbaikinya agar bisa dinikmati masyarakat," katanya.(mas)
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
77752 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas