Pos Kupang
Gudang Terbakar Nyaris Hanguskan Rumah Dinas PU
Pos Kupang - Jumat, 10 Agustus 2012 | 11:03 WITA
Share |
Kebakaran.jpg
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUSIni adalah bagian dari bangunan gudang yang sudah terbakar. Tampak seorang petugas kepolisian dari Polres Kupang Kota berada di TKP.

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Satu unit gudang, bekas garasi mobil milik Yeremias Wulan, terbakar pada salah satu sisinya pada Hari Kamis (9/7/2012) sekitar pukul 08.30 Wita.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut, berada di RT 23 RW 07 Kelurahan Naikolan Kecamatan Maulafa Kota Kupang.

Kebakaran itu, nyaris ikut menghanguskan rumah dinas Pekerjaan Umum (PU) Propinsi NTT,  yang dihuni oleh Teguh Budiono. Rumah tembok itu berada tepat bersampingan dengan gudang berbahan dasar kayu yang terbakar tersebut.

Tidak diketahui secara jelas penyebab kebakarannya, namun atas bantuan warga sekitar dan kesigapan petugas pemadam sehingga kebakaran tidak sampai meluas ke bagian bangunan yang lain. Kerugian yang timbul akibat peristiwa itu sekitar ratusan ribu rupiah.

"Tadi yang lihat pertama ada anak kecil, katanya dia lihat api mulai muncul dari salah satu sudut bangunan. Karena itu dia kasih tahu tetangga, kebetulan ada yang sedang main bliar di depan. Mereka lalu datang untuk membantu memadamkan api," kata Yeremias saat ditemui di TKP.


Demikian pun yang dikatakan dua warga lainnya, Fiki dan Silpa Sera.

"Bangunan ini milik Pa Yeremias, sedangkan rumah disampingnya dihuni oleh Pa Teguh. Ini rumah Dinas PU Propinsi. Tadi untungnya warga sekitar cepat datang bantu saat api baru mulai membesar," kata Fiki.

"Begitu dengar teriak ada kebakaran, katong langsung pi angkat air dan langsung siram. Tidak lama setelah itu, ada satu unit mobil tangki dan dua unit mobil pemadam kebakaran yang datang. Mobil tangki langsung siram air dan api langsung padam," kata Silpa.

Kejadia itu sempat menjadi tontonan warga sekitar. Beberapa orang petugas kepolisian dari Polres Kupang Kota juga sempat mendatangi TKP.(ser)

Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang