Pos Kupang
Proyek Belum Tuntas Dana Cair 100 Persen
Pos Kupang - Kamis, 9 Agustus 2012 | 12:08 WITA
Share |
Sanadji.jpg
POS KUPANG / RIS
Sanadji, S.H , Kajari Maumere
POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Andreas Nong Gedo, dan kontraktor pelaksana pembangunan 51 unit rumah di lokasi transmigrasi lokal (Translok) Ojang, Kabupaten Sikka, Robertus Totos, mengungkapkan, pengerjaan proyek translok di  Kecamatan Talibura itu belum tunas, namun dana proyek sudah dicairkan 100 persen.

Andreas Nong Gedo, PPK pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Propinsi NTT, dan Robertus Toto, Kuasa Direktur PT Binna Karyda, mengatakan hal itu saat diperiksa jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Maumere, Selasa (7/8/2012).

Demikian informasi yang diperoleh Pos Kupang dari sumber di Kejari Maumere, Rabu (8/8/2012). Sumber itu menyebutkan, Andreas diperiksa Jaksa Hersen, S.H, dan Robertus Totos diperiksa Jaksa Ahmad Jubair, S.H.

Andreas dan Robertus, kata sumber itu, mengaku pengerjaan proyek perumahan translok di Ojang sudah selesai Desember 2011. Namun masih ada beberapa kekurangan, tetapi dana tahap kedua sudah dicairkan kepada kontraktor pelaksana.

Sumber itu mengungkapkan, Robertus mengakui pengerjaan perumahan di translok Ojang sudah selesai namun ada kendala, yaitu saat pengerjaan harga material bangunan naik. Robertus juga mengatakan, lanjut sumber itu,  pencairan dana telah  100 persen oleh PPK setelah pihaknya mengajukan permohonan pembayaran tahap kedua pada Desember 2011.

Andreas mengungkapkan, pencairan dana atas permintaan kontraktor pelaksana, walaupun pengerjaan proyek belum tuntas. Pihaknya mencairkan dana karena sudah mengantongi berita acara dari panitia PHO. Saat diperiksa hari Selasa (7/8/2012), Robertus didamping kuasa hukumnya, Lorens Mega Man, S.H.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Maumere, Sanadji, S.H, kepada Pos Kupang, Rabu (8/8/2012) mengatakan, semua hasil pemeriksaan sedang didalami jaksa.  "Kami maju terus, tidak mungkin mundur," kata Sanadji. Untuk diketahui, proyek pembangunan 51 rumah di translok Ojang menelan anggaran sebesar Rp 2,2 miliar lebih. Dananya berasal dari Kementerian Tenaga Kerja RI, tahun anggaran 2011. (ris)

Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang