Ssstt! Oknum Wartawan Disogok Rp 15 Juta Agar Tak Beritakan Judi
Pos Kupang - Rabu, 8 Agustus 2012 | 12:01 WITA

POS KUPANG/JULIANUS AKOIT
JUDI -- Judi sabung ayam dan judi bola guling di arena Pacuan Kuda Bupati Cup VIII di Tanjung Bastian, Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten TTU, Senin (6/8/2012).
POS KUPANG.COM, KEFAMENANU -- Lomba pacuan kuda Bupati TTU Cup VIII di Tanjung Bastian-Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) juga menjadi arena perjudian terbuka.
Ada judi sabung ayam, bola guling dan kuru-kuru (lempar dadu) dimainkan bebas oleh masyarakat. Lomba pacuan kuda ini dibuka dengan resmi oleh Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, Senin (6/8/2012).
Informasi yang dihimpun menyebutkan ada oknum wartawan sudah 'disogok' panitia Rp 15 juta agar tidak memberitakan aktivitas perjudian di arena pacuan kuda tersebut.
Ketua Panitia, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnnya, Selasa siang, membantah informasi tersebut.
"Panitia tidak punya cukup dana untuk menyogok wartawan. Memang ada keinginan untuk menggunakan dana Sail Komodo, namun saya perintahkan dana itu disetor ke kas daerah," tandas Ray yang juga menjabat sebagai Bupati TTU.
Ia juga membantah adanya aktivitas perjudian di arena pacuan kuda. Ia meminta wartawan menunjukkan bukti. Setelah diberitahu wartawan aktivitas perjudian direkam dalam video dan kamera, Ray mengatakan akan melakukan 'pembersihan' terhadap para penjudi. "Terima kasih atas informasinya, saya akan perintahkan panitia untuk bubarkan para penjudi," janji Ray. (ade)
Ada judi sabung ayam, bola guling dan kuru-kuru (lempar dadu) dimainkan bebas oleh masyarakat. Lomba pacuan kuda ini dibuka dengan resmi oleh Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, Senin (6/8/2012).
Informasi yang dihimpun menyebutkan ada oknum wartawan sudah 'disogok' panitia Rp 15 juta agar tidak memberitakan aktivitas perjudian di arena pacuan kuda tersebut.
Ketua Panitia, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnnya, Selasa siang, membantah informasi tersebut.
"Panitia tidak punya cukup dana untuk menyogok wartawan. Memang ada keinginan untuk menggunakan dana Sail Komodo, namun saya perintahkan dana itu disetor ke kas daerah," tandas Ray yang juga menjabat sebagai Bupati TTU.
Ia juga membantah adanya aktivitas perjudian di arena pacuan kuda. Ia meminta wartawan menunjukkan bukti. Setelah diberitahu wartawan aktivitas perjudian direkam dalam video dan kamera, Ray mengatakan akan melakukan 'pembersihan' terhadap para penjudi. "Terima kasih atas informasinya, saya akan perintahkan panitia untuk bubarkan para penjudi," janji Ray. (ade)
Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang