Jumat, 19 Desember 2014
Pos Kupang

Anggaran Kantor Gubernur Lama Jadi Perdebatan DPRD

Selasa, 7 Agustus 2012 21:28 WITA

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Laporan tim  perumus Badan Anggaran (Banggar) DPRD Propinsi NTT yang disampaikan dalam paripurna DPRD berbeda dengan hasil rapat tim perumus banggar.

Paripurna Sempat Diskorsingrapa anggota DPRD NTT berang dan meminta rapat paripurna diskorsing untuk dilakukan perbaikan.

Pantauan Pos Kupang, rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian laporan banggar DPRD NTT dan Laporan hasil pembahasan Badan Legislasi Daerah NTT terhadap tiga ranperda, Selasa (7/8/2012) dipimpin Wakil Ketua DPRD, Nelson Matara. Dari eksekutif hadir Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.

Setelah Nelson membuka sidang paripurna, Anggota DPRD NTT, Jhon Umbu Deta langsung menginterupsi pimpinan sidang dan menyampaikan soal perbedaan isi laporan tim perumus itu.

Kemudian disusul anggota DPRD lainnya, termasuk Jimmy Sianto. Mereka mempersoalkan isi laporan yang berbeda dengan hasil rapat tim perumus dan meminta untuk diskorsing. Ada juga anggota DPRD yang meminta untuk tetap dilanjutkan namun pimpinan rapat memutuskan untuk diskorsing selama 10 menit.

Adapun perbedaan isi laporan yang menjadi bahan perdebatan adalah soal pembangunan gedung pertama Kantor Gubernur NTT.  Bahwa hasil rapatnya, banggar menemukan adanya dua masalah yakni adanya sisa dana PPID tahun 2011 sebesar Rp 15,2 miliar yang tidak terserap sehingga harus dikembalikan  ke kas negara. Ini sesuai surat Menteri Keuangan dan surat pernyataan Gubernur NTT.  

Gubernur NTT juga sudah menyurati Menteri Keuangan agar sisa dana itu dipergunakan untuk melanjutkan pembangunan kantor itu ditahun 2012 namun belum ada jawaban.

Masalah keduanya, dalam pelaksanaan tender pada tahun 2012, terjadi pergeseran sifat proyek dari tahun jamak sesuai MoU yang ditandangani Gubernur NTT dengan Pimpinan DPRD NTT menjadi pembangunan bertahap secara sepihak oleh Pemerintah Propinsi NTT. (roy)
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas