Golkar Tidak Gentar Hadapi Fren Jilid II
Pos Kupang - Senin, 6 Agustus 2012 | 21:29 WITA

Net
Anwar Pua Geno
Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Partai Golkar menganggap wajar dan positif serta tidak terpengaruh dengan deklarasi Paket Frans-Esthon (FREN) jilid II yang dilakukan oleh Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan secara serentak di sebagian besar Kabupaten NTT pada Jumat (3/8/2012) lalu.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPD I Partai Golkar NTT yang juga Anggota DPRD NTT Anwar Pua Geno ketika dihubungi Pos Kupang minggu (5/8/2012) siang.
Menurut Anwar sebagai langkah politik sah-sah saja PDIP mengumumkan Fren Jilid II. Ini menunjukkan kemauan politik PDIP meski Partai Gerindra dan Esthon Foenay sampai hari ini belum memberikan sikap politik yang tegas akan keberlanjutan FREN Jilid II.
Partai Golkar, lanjutnya, biasa saja dan wajar bagi PDIP untuk melanjutkan FREN Jilid II, karena FREN adalah Incumbent dan pasangan lama yang pernah bersaing dengan Calon Gubernur Partai Golkar pada PilGub 2008 lalu.
"Justru positif bagi PDIP dan FREN menuju Jilid II untuk melanjutkan program Anggur Merah, Demam, empat Tekad Provinsi Jagung, Ternak, Koperasi dan Cendana serta delapan agenda pembangunan pada periode ke-2 nanti," kata Anwar.
Apakah Golkar tidak risau dan khawatir jika FREN berlanjut ke Jilid II dalam Pilgub Maret 2013 mendatang, apalagi FREN merupakan pasangan calon yang kuat sebagai incumbent yang memiliki segalanya, Anwar yang mantan Ketua Komisi Hukum dan Ham DPP KNPI ini menegaskan bahwa Partai Golkar tidak risau dan khawatir karena dalam sistem Pilkada langsung sekarang ini, rakyat NTT yang berdaulat, rakyat NTT yang menilai apakah FREN yang telah memimpin NTT lima tahun dengan semua programnya berhasil ataukah gagal.
"Walau FREN nampak mesra, harmonis dan kompak dengan jargon politik Anggur Merah yang menggema se-NTT. Tetapi apakah keharmonisan dan kekompakan FREN itu berdampak pada percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat NTT dalam lima tahun ini, rakyat NTT yang menilai," kata Anwar.
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Partai Golkar menganggap wajar dan positif serta tidak terpengaruh dengan deklarasi Paket Frans-Esthon (FREN) jilid II yang dilakukan oleh Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan secara serentak di sebagian besar Kabupaten NTT pada Jumat (3/8/2012) lalu.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPD I Partai Golkar NTT yang juga Anggota DPRD NTT Anwar Pua Geno ketika dihubungi Pos Kupang minggu (5/8/2012) siang.
Menurut Anwar sebagai langkah politik sah-sah saja PDIP mengumumkan Fren Jilid II. Ini menunjukkan kemauan politik PDIP meski Partai Gerindra dan Esthon Foenay sampai hari ini belum memberikan sikap politik yang tegas akan keberlanjutan FREN Jilid II.
Partai Golkar, lanjutnya, biasa saja dan wajar bagi PDIP untuk melanjutkan FREN Jilid II, karena FREN adalah Incumbent dan pasangan lama yang pernah bersaing dengan Calon Gubernur Partai Golkar pada PilGub 2008 lalu.
"Justru positif bagi PDIP dan FREN menuju Jilid II untuk melanjutkan program Anggur Merah, Demam, empat Tekad Provinsi Jagung, Ternak, Koperasi dan Cendana serta delapan agenda pembangunan pada periode ke-2 nanti," kata Anwar.
Apakah Golkar tidak risau dan khawatir jika FREN berlanjut ke Jilid II dalam Pilgub Maret 2013 mendatang, apalagi FREN merupakan pasangan calon yang kuat sebagai incumbent yang memiliki segalanya, Anwar yang mantan Ketua Komisi Hukum dan Ham DPP KNPI ini menegaskan bahwa Partai Golkar tidak risau dan khawatir karena dalam sistem Pilkada langsung sekarang ini, rakyat NTT yang berdaulat, rakyat NTT yang menilai apakah FREN yang telah memimpin NTT lima tahun dengan semua programnya berhasil ataukah gagal.
"Walau FREN nampak mesra, harmonis dan kompak dengan jargon politik Anggur Merah yang menggema se-NTT. Tetapi apakah keharmonisan dan kekompakan FREN itu berdampak pada percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat NTT dalam lima tahun ini, rakyat NTT yang menilai," kata Anwar.
Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang