21 KK TTS Merasa Ditipu PDAM
Sebanyak 21 kepala keluarga (KK) warga Desa Netpala, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), merasa ditipu
Sejak Oktober 2010, 21 KK ini menyetor uang muka sebesar Rp 32.750.000 kepada PDAM agar bisa menikmati air bersih.
Hal ini diungkapkan Kepala Desa (Kades) Netpala, Benyamin Mnune, didampingi Abraham Hala, Agustinus Tapatab, saat ditemui di kantor desa setempat, Kamis (2/8/2012).
Menurut mereka, saat sosialisasi oleh PDAM awal tahun 2010, sebanyak 21 KK menyatakan kesediaannya untuk memasang jaringan air bersih dengan sarat menyetor uang sebesar Rp 2.150.000 dan disepakati sebagai uang muka dibayar Rp 1.550.000. Sisanya baru disetor setelah selesai pemasangan.
Kenyataannya, lanjut mereka, pihak PDAM hanya memasang pipa distribusi, sementara jaringan ke rumah-rumah tidak dipasang. "Kami sudah melakukan pertemuan sebanyak tiga kali dengan Direktur PDAM Lama, Didi Hadi, dan dia selalu berjanji pekan depan, namun hingga saat ini tidak direalisasikan.
Kami merasa ditipu. Kami minta sekali lagi kepada Direktur PDAM segera memenuhi janji dan memasang jaringan ke rumah agar kami bisa menikmati air bersih. Jika tidak, kami akan melaporkan ini sebagai penipuan kepada polisi," tegas Hala.
Hal senada disampaikan Mnune. Kepala desa, katanya, sudah berusaha membagun komunikasi dengan petugas PDAM di Mollo Utara, Johni Toh, agar segera memasang jaringan rumah dan mendistribusikan air karena masyarakat kesulitan air bersih.
"Kami juga sudah bertemu dengan Direktur PDAM yang baru, Jan Nenotek, di ruang kerja Wakil Ketua DPRD, Ampera Seke Selan, bulan Juni lalu dan dia berjanji segera memasangnya. Kami mohon Direktur PDAM menempati janjinya itu," tegas Mnune.
Wakil Ketua DPRD TTS, Ampera Seke Selan, meminta Direktur PDAM segera menempati janjinya agar masyarakat jangan dirugikan. "Kasihan masyarakat sudah menyetor uang muka," tegasnya.
Direktur PDAM SoE, Jan Nenotek, dikonfirmasi melalui telepon menyatakan pada prinsipnya PDAM siap memasang jaringan rumah dan mendistribusikan air, namu pipa berukuran setengah dim untuk jaringan rumah belum ada. " Stok pipa di gudang kosong. Juga di toko langganan PDAM. Kami tetap berupaya segera memasang jaringan ke rumah calon pelanggan di Netpala," tegas Nenotek. (mas)