Bau Menyengat, Wakil Walikota Siram WC Kantor Walikota
Pos Kupang - Jumat, 3 Agustus 2012 | 10:46 WITA

POS KUPANG/APOLONIA MATILDE DHIU
SIRAM WC--Wakil Walikota Kupang, dr. Herman Man, menyiram WC pria di lantai satu Kantor Walikota Kupang, Kamis (2/8/2012), karena mengeluarkan bau menyengat.
Berita Terkait
- Walikota Kupang: Kota Kupang Jangan Tetap Rangking…
- Walikota Kupang Sidak Dinas PPO
- Ini Daftar Pejabat yang Dilantik Wakil Walikota Kupang
- Pemkot Kupang Bisa Pertanggungjawabkan Pelantikan…
- Wakil Walikota Kupang: Kami Profesional dan Tidak…
- Bebas dari LP, Mantan Sekot Kupang Jadi Staf Biasa
- Walikota Kupang Lakukan Pembenahan
- Jonas Resmi Jadi Walikota Kupang
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Wakil Walikota Kupang, dr.Herman Man tiba di Kantor Walikota Kupang 10 menit setelah Walikota Kupang, Jonas Salean, S.H, M.Si, Kamis (2/8/2012) pagi
Wakil Walikota Kupang, dr. Herman Man, langsung mengecek ruang kerjanya. Di dalam ruang kerjanya, ia menanyakan di mana letak meja kerjanya. Seorang staf perempuan yang bertugas di ruangan ini langsung memberitahukan kalau ruangan itu akan direnovasi dan wakil walikota berkantor sementara di ruang kerja Asisten II Kota Kupang.
Dr. Herman pun keluar dari ruangan kerjanya dan langsung melakukan sidak dan mengecek situasi di Kantor Walikota Kupang mulai dari lantai dua, lantai tiga dan lantai satu. Betapa terkejutnya dr. Herman mendapati WC di kantor itu baunya menyengat dan kotor, kaca jendela dan plafon dipenuhi debu dan sarang laba-laba. Kabag Umum, Jefta Bengu, dan Satpol PP, Thomas Dagang, dan staf cleaning service menjadi sasaran omelan.
"Wah, wah, wah, walikota terus berganti, lihat tidak ini kantor. Kantor model apa ini. WC kotor, kaca tidak pernah dilap. Besok (Hari ini) kalau kondisinya masih seperti ini, saya umumkan kita bersihkan ini," ujar dr. Herman kepada Jefta Bengu.
Di WC untuk pria di lantai satu, dr. Herman bahkan mengambil air menyiramnya karena mengeluarkan aroma tak sedap. Ia pun kesal dengan kondisi selokan di seputar kantor walikota yang tersumbat sampah. Kepada seorang cleaning service, dr. Herman menanyakan kapan terakhir kali mereka membersihkan kaca dan tembok kantor walikota karena sangat berdebu.
Setelah berkeliling, dr. Herman masuk di ruang kerja walikota untuk berdoa bersama sebelum keduanya menuju lantai tiga untuk rapat dengan pimpinan SKPD. (nia)
Wakil Walikota Kupang, dr. Herman Man, langsung mengecek ruang kerjanya. Di dalam ruang kerjanya, ia menanyakan di mana letak meja kerjanya. Seorang staf perempuan yang bertugas di ruangan ini langsung memberitahukan kalau ruangan itu akan direnovasi dan wakil walikota berkantor sementara di ruang kerja Asisten II Kota Kupang.
Dr. Herman pun keluar dari ruangan kerjanya dan langsung melakukan sidak dan mengecek situasi di Kantor Walikota Kupang mulai dari lantai dua, lantai tiga dan lantai satu. Betapa terkejutnya dr. Herman mendapati WC di kantor itu baunya menyengat dan kotor, kaca jendela dan plafon dipenuhi debu dan sarang laba-laba. Kabag Umum, Jefta Bengu, dan Satpol PP, Thomas Dagang, dan staf cleaning service menjadi sasaran omelan.
"Wah, wah, wah, walikota terus berganti, lihat tidak ini kantor. Kantor model apa ini. WC kotor, kaca tidak pernah dilap. Besok (Hari ini) kalau kondisinya masih seperti ini, saya umumkan kita bersihkan ini," ujar dr. Herman kepada Jefta Bengu.
Di WC untuk pria di lantai satu, dr. Herman bahkan mengambil air menyiramnya karena mengeluarkan aroma tak sedap. Ia pun kesal dengan kondisi selokan di seputar kantor walikota yang tersumbat sampah. Kepada seorang cleaning service, dr. Herman menanyakan kapan terakhir kali mereka membersihkan kaca dan tembok kantor walikota karena sangat berdebu.
Setelah berkeliling, dr. Herman masuk di ruang kerja walikota untuk berdoa bersama sebelum keduanya menuju lantai tiga untuk rapat dengan pimpinan SKPD. (nia)
Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang