A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Walikota Kupang: Yang Lalu Biarlah Berlalu - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Pos Kupang

Walikota Kupang: Yang Lalu Biarlah Berlalu

Jumat, 3 Agustus 2012 23:18 WITA
Walikota Kupang: Yang Lalu Biarlah Berlalu
Pos Kupang/Apolonia Dhiu
TATAP MUKA--Wali Kota Kupang dan Wakil Wali Kota Kupang didampingi Plh. Sekot Kupang melakukan tatap muka dengan wartawan usai rapat internal dengan pimpinan SKPD, camat dan lurah di ruang Sasando, Kamis (2/8/2012).
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Walikota Kupang, Jonas Salean, S.H dan Wakil Walikota Kupang, dr. Herman Man usai rapat yang berlangsung selama tiga setengah jam (pukul 08.00- 10.30 Wita), kepada wartawan, mengatakan, sebagai walikota dan wakil walikota yang baru keduanya ingin memberikan pengarahan dan penguatan kepada pimpinan SKPD, camat dan luar serta semua staf di Pemkot Kupang.

Pertemuan ini, katanya, ingin menjabarkan apa yang disampaikan gubernur dalam pelantikan. Dimana, dalam kepemimpinan lima tahun ini tidak ada balas dendam.

"Saya katakan kepada mereka, yang lalu berlalulah, kalaupun kalian bikin sakit saya waktu yang lalu, tetapi itu sudah terbawa angin. Kita mulai yang baru. Tidak ada dendam di antara kita. Jangan sampai seluruh pejabat merasa karena tidak mendukung kami terus takut dimutasi, sehingga kerja dengan beban dan tidak maksimal," ujarnya.

Menurutnya, kalau semua staf  bekerja dengan baik, kenapa tidak pertahankan, tetapi mutasi tetap penting dan ada. Kami melihat porsinya ke depan.

Tahun 2012, katanya, tidak mungkin berbuat banyak karena tahun  anggaran sudah hampir selesai. Keduanya akan memasuki babak baru yakni perubahan APBDP tapi tinggal berapa bulan. Tetapi, selama masa penantian sampai dengan APBD murni tahun 2013, semua pelayanan akan ditujukan  kepada masyarakat.

"Apa yang kami sampaikan pada saat kampanye, modal usaha per kelurahan Rp 500 juta, raskin gratis akan kami realisasikan. Soal KTP gratis masih menunggu untuk perubahan Perda dan kami ada minta untuk perubahan Perda tentang KTP sehingga bisa diberikan secara gratis, begitupun pelayanan Jamkesda kepada semua komponen masyarakat, "katanya.

Dalam rapat ini juga, katanya, dibicarakan mengenai persiapan HUT Proklamasi 17 Agustus. Ia menyampaikan kepada semua pimpinan SKPD agar tetap berkerja sesuai dengan tupoksi yang ada.

Hari pertama masuk kerja, katanya, keduanya  masuk di ruangan masing-masing untuk melihat kekurangan-kekurangan yang perlu diperbaiki. Karena memang ada pemeliharaan rutin bukan proyek baru. Ruangan kerja wali kota dan wakil wali kota direnovasi agar lebih fres lagi.

Kepada staf di lingkup Pemkot, katanya, hal yang paling utama adalah disiplin dan kebersihan lingkungan kantor. "Hari ini saya datang hanya ada tukang sapu dan wartawan. Sopir malah belum ada, semua pegawai belum ada. Itu tugas wakil wali kota. Kalau kepalanya tidak disiplin bagaimana dengan stafnya. Karena ini sudah lima tahun terlena. Kami akan hidupkan kembali pembinaan rohani, karena motivasi kepada seluruh aparatur baik umat katolik, islam, protestan, hindu budha. Besok mulai dengan apel pukul 07.15 Wita dan pembukan KGC di Taman Nostalgia dan dilanjutkan dengan pembinaan rohani, " katanya.

Menurutnya, keduanya akan buat SK  untuk delegasi tugas, pengawasan dan disiplin pegawai. (nia)
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
76665 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas