Pos Kupang
Tenun Ikat Sabu untuk Wapres
Pos Kupang - Senin, 2 Juli 2012 | 21:14 WITA
Share |
Tarian-Jai.jpg
Pos Kupang/Servan MammilianusJai--Gerakan Jai mewakili NTT sebagai salah satu tarian yang dipentaskan bersama tarian dari berbagai daerah lainnya di Indonesia, sebagai Tarian Nusantara, saat acara puncak peringatan Hari Nasional XIX 2012 di eks Bandara Sela Parang Mataram- NTB, Sabtu (30/6/2012)

POS KUPANG.COM, MATARAM -- Dua lembar sarung tenun ikat motif Sabu  diberikan sebagai oleh-oleh untuk Wakil Presiden (Wapres) Boediono dan Nyonya Herawati Boediono.

Kain Sabu berwarna merah-kuning tersebut diberikan oleh Kepala Sub Bidang (Kasubid) Penetapan Parameter Kependudukan, Yeni Muda, dan Kasubid Ekonomi Pembangunan Keluarga, Solfiana Saubaki, saat Wapres Boediono dan Ibu Herawati Boediono mengunjungi stan pameran Propinsi NTT di Sela Parang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB),  Sabtu (30/6/2012), sekitar pukul 12.30 Wita.

Pameran dan gelar dagang  tersebut untuk memeriahkan  peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas)  XIX  2012  di Mataram. Wapres dan Ibu Herawati mengunjungi sejumlah stan pameran setelah mengikuti upacara penutupan di lokasi dekat tempat pameran.

Wapres bersama Ibu Herawati didampingi oleh Gubernur NTB, HM Zainul Majdi; Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi; Menteri Sosial, Salim Assegaf Al Jufri; Menteri Kesehatan, Dr. dr. Nafsiah Mboi; Kepala BKKBN Pusat, Dr. dr. Sugiri Syarief, dan beberapa pejabat lainnya.

Setelah keluar dari arena pameran, Wapres sempat berdialog  dengan beberapa orang ibu yang menunggunya di luar lokasi pameran.  "Dari mana bu?" tanya Wapres. "Kami dari Bima, NTB. Salam untuk Bapak SBY," sahut beberapa orang ibu tersebut.

Peran Perempuan
Dalam amanatnya saat itu, Wapres Boediono memberikan apresiasi atas peran perempuan di bidang kesehatan yang dinilainya sangat dominan.

"Keluarga mempunyai peran sentral. Kualitas manusia ditentukan oleh kualitas keluarga. Ibu memegang peran yang luar biasa. Banyak program kesehatan yang dilakukan oleh perempuan dan pemerintah daerah. Kita memberi hormat dan salut kepada keluarga Indonesia. Bidan-bidan desa, penyuluh KB, penggerak PKK, ibu di masing-masing keluarga. Peran perempuan sangat sentral," kata Wapres Boediono.

Wapres meminta agar semua komponen perlu bekerja keras untuk menyukseskan program kependudukan dan keluarga berencana.

Wapres juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Propinsi NTB yang sudah bersedia dan sukses menyelenggarakan peringatan Harganas XIX.

Pada kesempatan  sama, Gubernur NTB, HM Zainul Majdi,  mengatakan, kegiatan tersebut berdampak positif dalam merekatkan hubungan. "Kedatangan Wakil Presiden dan para tamu merupakan momen yang sangat baik untuk merekatkan hubungan kita sebagai keluarga besar Indonesia," kata Zainul.

Zainul menyampaikan tentang belum cukupnya maskapai penerbangan ke daerah itu serta transportasi laut yang masih kurang.

Kepala BKKBN Pusat, Dr. dr. Sugiri Syarief, mengatakan, pentingnya komunikasi dalam keluarga.  "Keluarga yang baik perlu mewujudkan budaya komunikasi yang terbuka antar sesama anggota keluarga dan dengan keluarga yang lain. Berikan hadiah yang indah kepada sesama anggota keluarga. Harus saling menghargai antara anggota keluarga maupun dengan keluarga lainnya," saran Sugiri.

Hadir pada kesempatan itu, sejumlah anggota DPR RI, Ketua DPRD NTB bersama anggota, sejumlah gubernur dan bupati/walikota serta sejumlah pejabat lainnya. Ada sekitar 8 ribu tamu yang menghadiri acara tersebut. Perkiraan pemasukan uang untuk NTB selama kegiatan tersebut mencapai Rp 16 miliar hingga Rp 20 miliar. (ser)

Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang