Pos Kupang
Jonas: Saya Tetap Butuh Pak Jefri
Pos Kupang - Kamis, 28 Juni 2012 | 11:24 WITA
Share |
Salam.jpg
PK/FEN
Yonas Salean dan Herman Man
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Jonas Salean tidak menampilkan ekspresi berlebihan menyikapi keunggulan sementara Paket SALAM dalam pemilu kada Kota Kupang putaran kedua, Rabu (27/6/2012).

Jonas bahkan menasihati agar jangan sombong menyikapi kemenangan ini yang disebutnya sebagai kemenangan rakyat.

Kepada wartawan dan masyarakat yang 'menyerbu' kediamannya di Jalan Keuangan Negara, di Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kupang, kemarin, untuk memberikan ucapan selamat, Jonas menegaskan akan bertindak adil dan mengayomi seluruh rakyat/masyarakat Kota Kupang--termasuk rival politik--  dalam memimpin Kota Kupang lima tahun ke depan, 2012-2017.

Bahkan dirinya sangat membutuhkan pemikiran Pak Jefri Riwu Kore untuk sama- sama membangun  Kota Kupang.

"Pak  Jefri sudah lobi banyak beasiswa untuk masyarakat miskin di kota ini. Ke depan, kita tetap membutuhkan Pak Jefri untuk bisa menambah quota beasiswa bagi anak-anak kita di Kota Kupang. Program pemerintahan Pak Dan Adoe seperti Jamkesda kita lanjutkan," ujar Jonas.

Jonas mengatakan, walaupun sudah unggul, namun KPU Kota Kupang belum melakukan penghitungan dan penetapan resmi. "SALAM tetap merakyat, selalu pakai hati dan tidak sombong dengan kemenangan ini. SALAM siap memimpin rakyat kota ini  lima tahun ke depan. Kemenangan ini adalah kemenangan rakyat Kota Kupang dan berkat dukungan doa/campur tangan Tuhan. Masyarakat agar tidak  pawai/konvoi atas kemenangan SALAM. Jika sudah ada penetapan resmi KPU barulah  mengajukan izin  untuk mendapat pengawalan, itupun jika polisi izinkan," kata Jonas.

Pantauan Pos Kupang, saat penghitungan hasil suara kemarin, banyak warga sekitar memadati kediaman Jonas Saleam, selain tim keluarga Paket SALAM. Terlihat juga  Ibrahim Imang, Ketua Partai Golkar Kota Kupang, Johny Balo dan pengurus Golkar, Nikson Messakh, S.H, Ir. H. Moh Anshor, Drs. Ovi Willa Huki, Eki Madi.

Tentang janjinya menempati rumah jabatan pasca dilantik, Jonas mengatakan, satu minggu setelah dilantik, ia langsung menempati  rumah jabatan baru itu. "Tentu harus dibersihkan dan ditata dulu. Rumah jabatan lama akan dimanfaatkan untuk kegiatan lain. Apalagi rumah itu sebelumnya sudah dalam proses sewa beli oleh almarhum SK Lerik dan itu memenuhi syarat aturan  karena sudah memerintah Kota Kupang selama 22 tahun tanpa henti," tegasnya.

Tentang banyak parpol yang berseberangan dengan Paket SALAM saat pemilu kada putaran kedua, kecuali Golkar, Jonas mengatakan, bukan cuma Golkar di DPRD yang akan menjadi  mitra, namun semua partai politik akan bersama-sama pemerintah mensejahterakan rakyat Kota Kupang sesuai tupoksi masing-masing.

Pantauan Pos Kupang, Jonas Salean bersama istri  Ny. Resdiana Ndapamerang, dan anak mencoblos di TPS 13, Kelurahan Kayu Putih. Semenatara Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe-Drs. Daniel Hurek bersama Ny. Mintje Adoe dan Ny. Viktoria Hurek mencoblos di TPS 14 RT 19 Pasir Panjang. Veky Lerik dan istrinya Viktoria Lerik-Rebo juga mencoblos di  TPS ini. Perolehan suara di TPS ini dimenangkan SALAM 114 suara, Jeriko 28 suara.

Usai mencoblos kemarin, Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe berharap siapapun yang terpilih menjadi walikota Kupang agar tetap melanjutkan pogram prorakyat, terutama Jamkesda,  karena sudah ada perjanjian kerja sama dengan RS Dr Sutomo-Surabaya untuk pengobatan rujukan rakyat miskin.

"Siapaun yang terpilih itulah dukungan dan suara rakyat. Ada banyak program pembangunan yang belum bisa kami selesaikan. Diharapakan nantinya bisa dilanjutkan walikota terpilih.. Saya dan Pak Dan Hurek juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Kupang yang sudah merajut kebersamaan membangun Kota Kupang selama ini," kata Dan Adoe. (fen)

Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang