Spanyol vs Portugal Seteru Abadi
Spanyol dan Portugal merupakan dua negara tetangga di semenanjung Iberia. Walau bertetangga, keduanya kerap terlibat perseteruan.
Perseteruan kedua negara telah berlangsung pada abad ke-15. Keduanya bersaing untuk menguasai dunia. Ekpansi besar-besaran pun dilakoni dengan mencari koloni baru. Spanyol menyasar wilayah Amerika Selatan dan Utara. Sementara Portugal melebarkan sayap koloni di Brasil, Asia dan Afrika.
Perseteruan koloni itu pun berlangsung tidak sehat. Buntutnya, Paus mesti turun tangan untuk menengahi masalah itu. Paus pun mesti menerbitkan perjanjian Tordesillas dan Saragosa. Perjanjian itu berisi tentang area koloni Spanyol yang meliputi wilayah barat, mulai dari Meksiko hingga Filipina. Sedangkan, Portugal menguasai wilayah Brasil hingga kepulauan Maluku di Indonesia.
Perseteruan berulang pada abad ke-18. Saat itu, benua Eropa terjadi peperangan. Spanyol dan Portugal pun mengambil peran. Namun keduanya berseberangan kubu. Spanyol memilih bersekutu dengan Perancis. Dan Portugal beraliansi dengan Inggris.
Kini saat kuda tak lagi gigit besi, Spanyol dan Portugal masih bersinggungan. Tidak lagi menyertakan senjata mematikan, Spanyol dan Portugal beradu gengsi dalam mengolah si kulit bundar.
Kabar terkini, Spanyol dan Portugal akan berduel di babak semifinal Piala Eropa 2012. Keduanya akan bentrok di Donbass Arena, Donetsk, Ukraina, Kamis (28/6/2012).
Spanyol untuk sementara waktu diunggulkan. Hal ini menyusul rekor apik yang dikantongi Spanyol. Tim Matador memenangi 16 dari 34 laga. Sementara The Seleccao baru memenangi enam laga. Dan sisanya, kedua tim bermain imbang.
Rekor menawan La Furia Roja tak lantas menjadi jaminan kemenangan ada di tangan. Apalagi, pada pertandingan terakhir, Spanyol secara mengejutkan bertekuk lutut atas Portugal dengan skor telak, 0-4. Kenangan di Lisbon pada November 2010 lalu menjadi motivasi Kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo. Striker Real Madrid ini merasa yakin mampu mempercundangi Spanyol.
"Kami telah melakukan pekerjaan bagus tidak hanya untuk sampai ke sini, tetapi juga di kualifikasi. Saya merasa bertanggung jawab, tetapi tidak tertekan. Ini indah untuk Portugal untuk bisa mencapai final lagi, tentu saja akan sulit, namun kami memiliki satu langkah. Ini akan menjadi pertempuran yang sulit dan kami harus bermain gemilang untuk menang," ujarnya.
Optimisme memenangi pertandingan juga dikemukakan Kapten Spanyol Iker Casillas. Spanyol akan mematahkan laju Ronaldo walau tanpa diperkuat bek handal Carles Puyol. Sebabnya, Spanyol masih memiliki Gerard Pique. "Puyol absen? Pique selalu melakukan tugasnya dengan baik, di Barca dan timnas Spanyol," ujar Casillas kepada Punto Radio yang dilansir goal.
Kehadiran Pique membuat Spanyol sebagai tim yang jarang kebobolan. Sepanjang Piala Eropa 2012, Casillas baru memungut bola di dalam gawang sekali saja. Kokohnya pertahanan Spanyol itu tak terlepas kepiawaian Casillas mengawal gawang.
"Ketika pertama kali saya datang, peran saya berbeda. Saya hanya melihat, mendengar dan belajar. Sekarang saya salah satu pemain berpengalaman di tim. Saya pernah satu tim dengan para legenda Spanyol, tapi Anda juga harus belajar dengan pemain muda yang datang dengan masa depan mereka," imbuh sang kapten.
"Saya lebih suka mengingat karakter saya daripada gelar yang telah diraih.(tribunnews/gle/ade)