Ida Yuni: Sehari 15 Ekor
IDA Yuni dan suaminya, Nanang, memulai usaha bisnis di Kupang sejak lima tahun lalu, dengan berjualan handphone.
Penulis: omdsmy_novemy_leo | Editor: omdsmy_novemy_leo
Namun selama dua tahun bisnis menjual handphone itu tidak berkembang sehingga mereka banting stir ke bisnis kuliner, menjual pecel lele dan ayam goreng.
Semula mereka berjualan di samping Toko Kharisma, lalu pindah ke samping Toko Petra. Dan, kini mereka menyewa tempat di depan Tirtha Gorden, Oebobo. Dua menu yang dijual di warungnya, pecel lele dan ayam goreng laris manis.
"Empat hari laku terjual 20 kg, sedangkan ayam, satu hari habis 15 ekor," kata Ida yang juga menerima pesanan dari luar. Apa rahasia agar menunya laris terjual? Yuni mengatakan, tidak ada rahasia yang tidak bisa dibagi.
"Kuncinya hanya satu, bumbunya jangan dikurangi sehingga rasanya lezat," kata Yuni.