Kebun Contoh di Tapal Batas
“Kebun percontohan untuk pengembangan pusat ekonomi di wilayah
Ketua Tim Forum Profesor Riset Badan Litbang Pertanian RI, Prof. Kedi Suradisastra mengatakan hal itu, ketika melakukan pertemuan dengan pemerintah Propinsi NTT di Aula Setda Propinsi NTT, Kamis (21/6/2012) siang.
Dalam pertemuan itu, pihak Pemerintah Propinsi NTT dihadiri Sekda Propinsi NTT, Frans Salem dan beberapa pejabat terkait lainnya. Hadir juga pejabat dari Balai Penelitian Teknologi Pertanian (BPTP) Propinsi NTT.
Ketua Tim Forum Profesor Riset Badan Litbang Pertanian RI, Prof. Kedi Suradisastra, mengatakan, dari kunjungan ke area tapal batas, ternyata daerah itu punya potensi sumber daya alam dan potensi pertanian yang belum dikelola.
Kondisi itu mengakibatkan kehidupan ekonomi warga di wilayah perbatasan tersebut masih rendah, masih jauh dari harapan, sehingga membutuhkan perhatian pemerintah.
Saat ini, lanjut dia, Tim Forum Profesor sudah menyusun model percepatan pembangunan pertanian berbasis inovasi yang bisa dikembangkan. Sesuai model yang dibuat, pembangunan ekonomi itu harus mendapat dukungan masyarakat maupun pemerintah.
Oleh karena itu, lanjutnya, peran pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi masyarakat perbatasan itu menjadi hal yang penting selain perhatian dari pemerintah pusat.
“Di wilayah perbatasan juga kami menemukan adanya peran aparat TNI yang ikut membantu masyarakat meningkatkan pembangunan pertanian. Oleh karena itu, kunjungan tim profesor ini diharapkan bisa lebih mempercepat pembangunan ekonomi warga di wilayah perbatasan itu,” kata Kedi.