Warga Tublopo - TTS Segera Nikmati Air Bersih
Pos Kupang - Jumat, 15 Juni 2012 | 23:17 WITA

Net
Ilustrasi
Berita Terkait
- Warga Niki-Niki Kesulitan Air Bersih
- Ada Masalah Warga dengan Tuan Tanah di Proyek Air…
- Warga Tiga Kelurahan Teriak Minta Air Bersih
- Proyek Air Bersih di Sumba Timur Mubazir
- Manusia dan Ternak di TTU Minum Air Embung
- Proyek Pansimas Bermasalah, Masyarakat Tak Menikmati…
- Jangan Abaikan Kewajiban
- Proyek Air Minum Rp 4 M di TTU Mubazir
- Menetes Sejam Kering Sebulan
- Akhirnya Warga Sillu Nikmati Air Bersih
POS KUPANG.COM, SOE -- Sejak dua tahun terakhir warga Dusun A, B dan C, Desa Tublopo, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kesulitan air akibat jaringan pepipaan hanyut diterjang banjir.
Kini warga akan kembali menikmati air bersih bantuan pemerintah pusat melalui program Pansimas tahun 2012.
Kepala Desa Tublopo, Habel Selan ketika dikonfirmasi di desa setempat, Rabu (13/6/2012), mengakui kini desanya mendapat bantuan air bersih dari program Sanitasi senila Rp 220 juta dan juga swadaya masyarakat.
Habel Selan mengatakan, bantuan tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan jaringan sepanjang 1,5 kilomter dan tiga bak induk serta lima buah viber untuk ketiga dusun itu.
Menurut Selan, sejak dua tahun terakhir, masyarakat di ketiga dusun itu mengambil air dari sumber Oesena dan Senenan yabg berjarak 1,5 kilometer untuk kebutuhan keluarga. Dan juga sebagian warga menyadap air hujan agar bisa dimanfaatkan.
" Dengan program pansimas ini mampu mengatasi semua kekurangan air di desa ini. Saya berterima kasih kepada pemerintah dan seluruh masyarakat yang menyukseskan pembangunan ini," katanya.(mas)
Kini warga akan kembali menikmati air bersih bantuan pemerintah pusat melalui program Pansimas tahun 2012.
Kepala Desa Tublopo, Habel Selan ketika dikonfirmasi di desa setempat, Rabu (13/6/2012), mengakui kini desanya mendapat bantuan air bersih dari program Sanitasi senila Rp 220 juta dan juga swadaya masyarakat.
Habel Selan mengatakan, bantuan tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan jaringan sepanjang 1,5 kilomter dan tiga bak induk serta lima buah viber untuk ketiga dusun itu.
Menurut Selan, sejak dua tahun terakhir, masyarakat di ketiga dusun itu mengambil air dari sumber Oesena dan Senenan yabg berjarak 1,5 kilometer untuk kebutuhan keluarga. Dan juga sebagian warga menyadap air hujan agar bisa dimanfaatkan.
" Dengan program pansimas ini mampu mengatasi semua kekurangan air di desa ini. Saya berterima kasih kepada pemerintah dan seluruh masyarakat yang menyukseskan pembangunan ini," katanya.(mas)
Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang