Selasa, 9 Juni 2026

Pelra Wuring Diurus Adpel Maumere

Kementerian Perhubungan melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut RI

Tayang:
Penulis: Kanis Jehola | Editor: PosKupang
zoom-inlihat foto Pelra Wuring Diurus Adpel Maumere
POS KUPANG/ARIS NINU PELRA WURING—Inilah lokasi Pelra Wuring, di Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka yang dipotret belum lama ini.
POS-KUPANG.COM, MAUMERE--Kementerian Perhubungan melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut RI melalui surat Nomor :PP.001/2/7/DJPL-12 telah menyerahkan pengelolaan Pelra Wuring di Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka,  kepada Adpel Maumere.

 Sebelumnya Pelra Wuring berada dalam pengelolaan Adpel Larantuka. Pengelolaan itu membuat warga di Kampung Wuring sempat mengajukan keberatan dan meminta Pelra Wuring dikelola Adpel Maumere.

Menyikapi itu, Adpel Maumere mengirim surat ke Dirjen Perhubungan Laut RI agar Pelra Wuring di bawah pengawasan Adpel Maumere.

Kepala Adpel Maumere, Wilibrodus Thaal, S.E, kepada Pos Kupang, di Kantor Adpel Maumere, Rabu (13/6/2012) siang, menjelaskan, surat Kementerian Perhubungan  melalui Dirjen Perhubungan Laut RI telah disikapi Adpel Maumere dengan melakukan penandatanganan serah terima pengelolaan Pelra Wuring antara Kepala Adpel Maumere, Wilibrodus Thaal, S.E selaku pihak yang menerima dan Kepala Adpel Larantuka, Dominikus B.Dapa, A.Md selaku pihak yang menyerahkan.

Proses penandatanganan itu, kata Willy, nama panggilan Kepala Adpel Maumere, dilakukan di Kantor Adpel Larantuka, Jumat (8/6/2012) pagi.
“Setelah kami mendapat surat dari Kementerian Perhubungan RI dalam hal ini Dirjen Perhubungan Laut RI, kami  langsung koordinasi dengan  melakukan serahterima Pelra Wuring di Kantor Adpel Larantuka, Jumat (8/6/2012) pagi.

Penyerahan Pelra Wuring ke Adpel Maumere untuk dikelola sesuai dengan surat Dirjen Perhubungan Laut RI kepada Adpel Maumere. Untuk pengelolaan Pelra Wuring sesuai surat Dirjen Perhubungan Laut akan dikelola mulai tanggal 1 Juli 2012 mendatang. Namun untuk penyerahan aset akan dilakukan pada September 2012 mendatang oleh Dirjen Perhubungan Laut RI. Mereka akan datang ke Maumere lalu  melakukan penyerahan aset dari  Adpel Larantuka ke Adpel Maumere,” kata Willy.

Selaku pimpinan di Adpel Maumere, paparnya, pihaknya sudah melaporkan ke Bupati Sikka, DPRD Sikka dan tembusannya kepada Dirjen Perhubungan Laut, para Direktur di Lingkungan Dirjen Perhubungan Laut dan para Kabag di Lingkungan Dirjen Perhubungan Laut RI di Jakarta.

“Kami sudah sampaikan secara langsung kepada Bupati Sikka. Pemkab Sikka melalui Bupati Sikka menyambut baik keputusan tersebut,” ujar Willy.
Ia mengatakan, dalam surat Dirjen Perhubungan Laut RI kepada Adpel Maumere telah tertuang jelas,  5 pertimbangan pengelolaan Pelra Wuring kepada Adpel Maumere dari Adpel Larantuka.

  Kelima hal itu,  antara lain tidak adanya tumpang tindih  dalam proses pelayanan tugas dan fungsi keselamatan serta  keamanan pelayaran, jarak Kantor Adpel Maumere dan Pelra Wuring hanya kurang lebih 3 km saja. Sedangkan jarak Pelra Wuring dan Adpel Larantuka sekitar 150 km dan berada di Kabupaten Flotim.

Pengelolaan jasa keselamatan dan pungutan jasa pelabuhan di Pelra Wuring akan dilakukan Adpel Maumere dan pengembangan Pelra Wuring akan menjadi rencana kerja induk Adpel Maumere.

Surat Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Laut RI ini ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut RI melalui Sekertaris Direktorat Jenderal, Capt.Erwin Rosmali, M.M.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved