Chris Rotok Perkenalkan Diri di Ende
Bakal calon Gubernur NTT, Drs. Christian Rotok atau yang akrab dipanggil Chris Rotok,
Usai bertemu Bupati Don Wangge, Chris Rotok bertemu dengan Wakil Bupati Ende, Drs Achmad Mochdar di Hotel Grand Wisata, Ende.
Sore harinya, Chris Rotok melakukan tatap muka serta dialog dengan masyarakat Kabupaten Ende asal Manggarai yang tinggal di Ende. Pertemuan dengan masyarakat Manggarai yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Manggarai itu, berlangsung di Aula Paroki St Yosep Freinadementz, Mautapaga, Kota Ende.
Dalam acara tatap muka dengan Ikatan Keluarga Manggarai, Chris Rotok, mengajak masyarakat Ende asal Manggarai untuk mendukung pemerintahan di daerah itu. Hal itu penting karena saat ini mereka berdomisili di Kabupaten Ende.
“Dimana-mana ketika saya ke Jakarta, Surabaya, Kalimantan, saya selalu menyempatkan diri bertemu dengan masyarakat Manggarai. Kepada mereka saya minta untuk selalu mendukung pemerintahan yang ada termasuk di Kabupaten Ende,”kata Chris.
Mengenai kedatangan dirinya ke Ende, Chris mengatakan dia mau memperkenalkan diri kepada pemerintah dan masyarakat di daerah tersebut bahwa dirinya hendak maju dalam Pilgub NTT dan berpasangan dengan Ir Paul Liyanto atau yang diakronimkan dengan Cristal.
Dalam acara perkenalan dengan masyarakat itu, Chris mengatakan tema yang akan diusung oleh Paket Cristal adalah, UTUH (Urgen, Tangguh, Unggul dan Harmonis).
Penjabaran dari tema itu, yakni ia dan pasangannya, Paul Liyanto ingin melihat Propinsi NTT yang utuh tanpa ada daerah yang terabaikan dalam pembangunan.
Selain itu dalam membangun NTT harus melihat kepentingan yang mendasar yang dibutuhkan oleh masyarakat. Dan, dalam memimpin selalu mengedepankan aspek harmonis agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar.
“Bagaimana pembangunan dapat berjalan dengan baik kalau para pemimpinnya selalu ribut. Kapan urus rakyat kalau selalu ribut,” kata Chris yang sambil mencontohkan dirinya dengan Wakil Bupati Manggarai, Kamilus Deno yang selalu kompak serta kerja sama dalam memimpin Kabupaten Manggarai hingga memasuki periode kedua.
Dalam memperkenalkan diri kepada masyarakat, lanjutnya, ia selalu melakukan pendekatan budaya. Sebab ia menghargai budaya dan menunjukan diri sebagai manusia yang berbudaya. “Saya mendatangi para bupati meskipun para bupati mungkin memiliki pilihan politik sendiri, namun saya harus tetap menghargai mereka. Saya tidak memaksa masyarakat untuk memilih karena pilihan sangat tergantung dari hati nurani,” kata Chris Rotok.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak salah memilih pemimpin. Karena hanya dalam lima menit, pilihan seseorang itu sangat menentukan nasib daerah maupun masyakat untuk lima tahun ke depan.