Pos Kupang
Aneh, 'Jago Merah' Selalu dari Belakang
Pos Kupang - Senin, 11 Juni 2012 | 21:06 WITA
Share |
Kebakaran5.jpg
POS KUPANG/FERRY NDOEN
API---Api menghaguskan Kantor Koperasi Nusa Sehat dan Kantor NICE NTT, di Jalan Perintis Kemerdekaan I, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kupang, Minggu (10/6/2012) siang.
Kebakaran1.jpg
POS KUPANG/VEL
Kebakaran2.jpg
POS KUPANG/Ferry Ndoen
Kebakaran3.jpg
POS KUPANG/Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, KUPANG -- 'Jago merah'  melahap habis bangunan gudang obat dan gudang beras milik Dinas Kesehatan Propinsi NTT di Jalan Perintis Kemerdekaan 1, Kota Kupang, Minggu (10/6/2012), pukul 13.45 Wita.

Ini kebakaran yang ketiga pada gedung itu dan anehnya api selalu datang dari arah belakang gedung.

Akibat kebakaran bangunan gudang obat dan beras yang terletak di Kelurahaan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo itu, berbagai jenis obat disimpan di gudang itu ludes.
Kobaran api juga menghabiskan Kantor Jasa Koperasi Usaha Bersama Nusa  Sehat  Dinkes NTT dan Kantor NICE Propinsi NTT yang berada satu kompleks di lokasi tersebut (depan Kampus Stikom Uyelindo atau di samping Kampus Stikes CMHK- Kupang).

Pantauan Pos Kupang  Minggu siang kemarin, api terlihat  membesar dari arah gudang beras di lokasi bagian belakang gedung induk di depan gudang beras itu.
Mobil pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di gudang beras, tapi dalam sekejap api merambat ke bangunan induk di depan gudang beras karena tiupan angin kencang.

Gedung yang berada di depan gudang beras  adalah Kantor Koperasi Jasa Usaha Bersama Nusa Sehat dan Kantor NICE NTT.  Api merambat cepat ke gedung induk, sehingga mobil pemadam harus bergerak cepat keluar dari depan gudang beras (sisi kantor)  untuk menghindari kobaran api yang makin membesar dan dengan cepat menghanguskan bangunan induk  Kantor Koperasi dan Kantor NICE.

Mobil pemadam konsentrasi memadamkan api dari arah depan kantor dari ruas jalan utama (Jalan Perintis Kemerdekaan), depan Stikom Uyelindo.

Sejumlah mobil tangki air terlihat ikut mendukung pasokan air, di antaranya mobil tangki siaga bencana bantuan Kemensos RI,  mobil baracuda milik Polda NTT terlihat siaga di depan lokasi kejadian.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kupang Kota, AKBP Tito Basukuki Priyatno turun langsung memantau di lokasi kejadian.  "Ya, kita sama-sama ikut memantau. Kejadian ini masih dalam penyelidikan anggota kepolisian," kata Tito  di lokasi kejadian.
                                         
Dari belakang
Febri Sinlae, warga RT  1/ RW 2, Kelurahan Kayu Putih, salah satu saksi mata kejadian kebakaran mengatakan, api berasal dari arah gudang beras.  "Kejadian kebakaran gedung milik Dinkes NTT ini sudah berulang kali. Penyebabnya api dari rumput yang terbakar di belakang perkantoran itu. Aneh, kebakaran selalu terjadi dengan sumber api selalu dari belakang kantor itu," tutur Febri.

Sementara Yan Pui, warga sekitar mengungkapkan, ia melihat api dari arah bagian belakang gedung itu. Ia lalu menuju Polres  Kupang Kota memberitahukan kejadian itu.
Salah seorang warga menuturkan, ia melihat penjaga gudang masih berada di dalam ruangan menyelamatkan sejumlah barang saat api mulai membesar dari arah belakang gedung tersebut.

Warga berteriak meminta penjaga gudang itu segera keluar agar tidak terjebak api. Benar, dalam 10 menit, api cepat merambat ke gedung bagian depan dan menghanguskan semua bangunan itu.

Marianus dan Niko, warga setempat juga  mengaku terkejut mendengar warga memukul tiang listrik. Saat ke lokasi, api sudah membesar. "Ini bukan kebakaran pertama kali gedung itu. Sudah tiga kali terbakar dengan modus yang mirip, api dari belakang bangunan kantor tersebut" kata Niko.

Sejumlah calon tenaga kerja Indonesia (TKI)  yang berada di tempat balai pelatihan Citra Mandiri mengaku saat api membakar gedung bagian belakang, mereka berusaha untuk menyelamatkan barang di kantor bagian depan. Namun salah satu petugas  penjaga melarang tanpa alasan jelas.  

"Kami terpaksa mendobrak saja dan hanya berhasil mengeluarkan beberapa meja di ruang depan," tutur seorang calon TKI.

Sebagian kecil jenis obat yang diselamatkan, yaitu obat amoxilin, raniditin, antalgin, juga meja biro. Informasi yang dihimpun Pos Kupang, aparat Polres Kupang Kota sudah mengamankan dan membawa Yulius, penjaga kantor  untuk dimintai keterangan. (fen/roy)

Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang