Australia-Timor Leste Siap Ikut Timor Sea dan Presiden Cup di Kupang
Pos Kupang - Sabtu, 9 Juni 2012 | 12:07 WITA

HUMAS PEMPROP NTT/ROLAND NOPE
Perwakilan dari Darwin dan Timor Leste pose bersama Esthon Foenay, panitia dan pengurus PSSI NTT dan Kota Kupang di ruang kerja wagub NTT, Jumat (8/6/2012).
PEMERINTAH Australia dan Timor Leste menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan timnya mengikuti turnamen sepakbola Timor Sea Cup dan Presiden Cup 2012 yang akan digelar di Kupang, 24-28 Oktober 2012. Kesediaan itu diungkapkan saat bertatap muka dengan Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Ir. Esthon L Foenay, M.Si, di ruang kerjanya, Jumat (8/6/2012).
Brent Campbell, perwakilan dari Darwin yang akan mewakili Australia di event ini, mengatakan, timnya sudah siap untuk berpatisipasi di event ini. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Propinsi NTT, karena meski eventnya baru akan digelar bulan Oktober, namun persiapan sudah dilakukan dari sekarang. Mudah-mudahan lewat event ini, hubungan kerjasama antara NTT dan Australia di semua bidang makin lancar," katanya lewat seorang penerjemah.
Filomeno Fernandez dari Timor Leste, mengatakan, kesebelasan negaranya sudah sangat siap datang ke Kupang. Kupang, katanya, sudah sering dijadikan ajang try out bagi kesebelasan asal Timor Leste, sehingga sudah seperti rumah sendiri. "Kami merasa terhormat karena bisa bermain di sini. Meski dalam segala keterbatasan, kami siap untuk berpartisipasi," katanya.
Wagub Foenay, mengatakan, secara historis, baik Australia maupun Timor Leste memiliki hubungan kekerabatan yang sudah terjalin lama. Hubungan kekerabatan di bidang olahraga, kata Esthon, harus terus ditingkatkan. Apalagi, katanya, saat ini Pemprop NTT sedang berusaha membuka rute penerbangan Kupang-Dili-Darwin pergi pulang. "Untuk masalah perhubungan, armada penerbangan kami sudah siap. Kami harapkan Timor Leste dan Darwin juga bisa mempersiapkan armadanya, sehingga rencana ini segera direalisasikan," katanya.
Terkait pelaksanaan Timor Sea Cup dan Presiden Cup, Wagub Foenay, mengatakan, pihaknya akan berusaha berbuat yang terbaik agar berlangsung sukses. Baik kepanitiaan, maupun sarana prasarana pertandingan, ia mengatakan akan disiapkan sehingga sesuai standar yang diharapkan.
"Untuk tim dari Timor Leste, tentu kami sudah akan menyambutnya sejak dari perbatasan di Mota'ain. Kami akan kawal hingga tiba di Kupang dengan nyaman demikian juga tim dari Darwin yang tentu akan menggunakan pesawat terbang," kata Foenay. (eko)
Brent Campbell, perwakilan dari Darwin yang akan mewakili Australia di event ini, mengatakan, timnya sudah siap untuk berpatisipasi di event ini. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Propinsi NTT, karena meski eventnya baru akan digelar bulan Oktober, namun persiapan sudah dilakukan dari sekarang. Mudah-mudahan lewat event ini, hubungan kerjasama antara NTT dan Australia di semua bidang makin lancar," katanya lewat seorang penerjemah.
Filomeno Fernandez dari Timor Leste, mengatakan, kesebelasan negaranya sudah sangat siap datang ke Kupang. Kupang, katanya, sudah sering dijadikan ajang try out bagi kesebelasan asal Timor Leste, sehingga sudah seperti rumah sendiri. "Kami merasa terhormat karena bisa bermain di sini. Meski dalam segala keterbatasan, kami siap untuk berpartisipasi," katanya.
Wagub Foenay, mengatakan, secara historis, baik Australia maupun Timor Leste memiliki hubungan kekerabatan yang sudah terjalin lama. Hubungan kekerabatan di bidang olahraga, kata Esthon, harus terus ditingkatkan. Apalagi, katanya, saat ini Pemprop NTT sedang berusaha membuka rute penerbangan Kupang-Dili-Darwin pergi pulang. "Untuk masalah perhubungan, armada penerbangan kami sudah siap. Kami harapkan Timor Leste dan Darwin juga bisa mempersiapkan armadanya, sehingga rencana ini segera direalisasikan," katanya.
Terkait pelaksanaan Timor Sea Cup dan Presiden Cup, Wagub Foenay, mengatakan, pihaknya akan berusaha berbuat yang terbaik agar berlangsung sukses. Baik kepanitiaan, maupun sarana prasarana pertandingan, ia mengatakan akan disiapkan sehingga sesuai standar yang diharapkan.
"Untuk tim dari Timor Leste, tentu kami sudah akan menyambutnya sejak dari perbatasan di Mota'ain. Kami akan kawal hingga tiba di Kupang dengan nyaman demikian juga tim dari Darwin yang tentu akan menggunakan pesawat terbang," kata Foenay. (eko)
Editor : sipri_seko