Rabu, 10 Juni 2026

Deny Terlalu Tangguh

Deny Hitarihun, masih terlalu tangguh di kelas 49 Kg Elite Men. Pada Kejuaraan Tinju Antar Sasana Se-Indonesia dan Timor Leste, di Atambua

Tayang:
Editor: Sipri Seko
zoom-inlihat foto Deny Terlalu Tangguh
POS KUPANG/EDY HAYON
Petinju Sulawesi Utara, Efendi Nomba (kiri) menang angka atas lawannya, Rofinus Lau, pada pertandingan di Atambua, Senin (4/6/2012).
PETINJU PON XVIII NTT, Deny Hitarihun, masih terlalu tangguh di kelas 49 Kg Elite Men. Pada Kejuaraan Tinju Antar Sasana Se-Indonesia dan Timor Leste, di Atambua, Senin (4/6/2012) malam, Deni menghentikan perlawanan petinju Carintas Belu, Mesak Hala dengan TKO di ronde kedua. Di partai lainnya, petinju dari Sulawesi Utara (Sulut), Efendi Nomba memenangkan pertandingan angka terhadap lawannya, Rofinus Lau dari Laka BS Belu.

Partai pertama antara Deny melawan Mesak Hala. Sejak bel ronde pertama dibunyikan, inisiatif penyerangan dilakukan Mesak Hala. Deny yang berbekalkan pengalaman internasional, mencoba menjaga jarak sambil melepaskan beberapa jab ke wajah Mesak. Jual beli pukulan pada ronde pertama yang dipimpin wasit, Yopi Noya, membuat penonton berteriak histeris. Memasuki ronde kedua, Deni sepertinya telah membaca gaya permainan lawannya, sehingga dengan pukulan straigt berhasil mendarat telak diwajah Mesak sehingga wasit menghentikan pertandingan.

Di partai kedua antara Efendi Nomba berhadapan dengan petinju tuan rumah Belu, Rofinus Lau, cukup menarik. Keduanya saling beradu pukulan. Pada ronde pertama, Rofinus yang didukung penonton, terus mengejar Efendi dengan sesekali melepaskan pukulan telak ke arah wajah. Inisiatif penyerangan terus dikembangkan Rofinus, namun Efendi memanfaatkan kelemahan Rofinus yang mulai keletihan menyebabkan Efendi dengan leluasa melepaskan jab-jab ringan.

Memasuki ronde ketiga, kedua petinju karena kelelahan hanya sesekali melepas pukulan. Hingga ronde ketiga usai pertandingan yang dipimpin wasit, Yopi Ndun, dimenangkan Efendi dengan angka. Partai ketiga antara petinju Timor Leste, Dos Santos dari sudut merah berhadapan dengan petinju dari Haumeniana BSC, SoE-TTS, Ferdinand Kase, berakhir dengan kemenangan angka untuk Kase. Pada hari pertama, Senin (4/6/2012), mempertandingkan 12 kelas.

Bupati Belu, Drs. Joachim Lopez, dalam sambutan menyampaikan apresiasi positif bagi para petinju dari luar Kabupaten Belu yang ikut meramaikan kejuaraan tinju itu. Bupati Lopez menegaskan, dalam pertandingan tinju, pasti ada yang menang dan kalah. Namun, katanya, semangat sportifitas harus tetap dikedepankan.

"Namanya pertandingan pasti ada kalah dan menang. Tapi saya harapkan agar ajang ini merupakan ajang pembentukan karakter generasi muda. Para atlit akan saling mengenal kelebihan dan kekurangannya sehingga kedepan bisa lebih banyak belajar," pinta Bupati Lopez. (yon)    

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved