Rabu, 10 Juni 2026

Peserta UPMB di PGRI Meningkat

Peserta yang mengikuti Ujian Penerimaan Mahasiswa Baru (UPMB) gelombang I di Universitas PGRI NTT.

Tayang:
Penulis: Hermina Pello | Editor: PosKupang
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Peserta yang mengikuti Ujian Penerimaan Mahasiswa Baru (UPMB) gelombang I di Universitas PGRI NTT tahun akademik (TA) 2012 meningkat 66 persen  dibanding tahun 2011 lalu.

Rektor Universitas PGRI NTT, Semuel Haning, S.H, M.H mengungkapkan hal itu di ruang kerjanya, Rabu (30/5/2012) siang. Saat itu, ia didampingi Kepala Biro AUK, Selan, S.E, M.M dan Kepala BAAK/PSI, Uly Riwu Kaho, SP, M.Si.

Haning mengungkapkan, sejak Rabu (30/5/2012), Universitas PGRI Kupang telah melaksanakan ujian tertulis penerimaan mahasiswa baru gelombang I.  
“Ada  416 peserta yang mengikuti ujian hari ini (Rabu kemarin, Red). Jumlahnya lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya 300 peserta untuk gelombang I. Jika dibanding dengan tahun 2010 dan 2011, ada peningkatan 85 persen,” ungkap Haning.

Menurut Haning, tes masuk gelombang I ini untuk mencari kualitas input yang baik, sehingga mahasiswa yang masuk di PGRI NTT adalah mahasiswa yang berkualitas.

“Kenyataan di lapangan pesertanya lebih banyak tamatan SMA/SMK tahun 2011. Ada juga yang berstatus pegawai negeri dan swasta. Pesertanya  juga berasal dari berbagai daerah dan lebih banyak dari Flores, Sumba, Timor, dan ada juga dari pulau Jawa,” jelas Haning.

Dia menambahkan, ada juga peserta yang baru tamat tahun ini, tetapi mereka tidak bisa mengikuti tes pada tahap pertama. Untuk calon peserta seperti ini, akan diikutkan dalam tes gelombang kedua nanti.

Menurutnya, tes gelombang I ini murni bagi mereka yang mau masuk ke PGRI dan bukan merupakan tumpahan dari universitas negeri.

Haning menambahkan,  ada tiga tahap ujian masuk Universitas PGRI, yakni seleksi tertulis, wawancara dan medical check up. “Maksudnya agar mahasiswa yang masuk PGRI tidak hanya sehat jasmani, tetapi juga kejiwaan,” ujar Haning.

Target penerimaan mahasiswa tahun ini, lanjut dia, maksimal 3.000 orang. Tapi bisa juga kurang dari angka ini, karena Universitas PGRI NTT ingin mendapatkan mahasiswa yang berkualitas.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, lanjut Haning, peserta pada gelombang II lebih banyak dari gelombang I dan III. Ini terjadi karena tahapan ini bisa diikuti peserta yang baru tamat pada tahun tersebut.

Menyinggung soal biaya pendidikan, Haning menjelaskan, biaya pendidikan di Universitas PGRI NTT bisa dijangkau oleh masyarakat. Karena biayanya lebih murah. “Mahasiswa tidak bayar SKS, tapi bayar SPP saja,” ujarnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved