Dokter Johny Lao: Besok Kita Saling Rangkul
Pos Kupang - Kamis, 31 Mei 2012 | 21:41 WITA

POS KUPANG/FELIKS JANGGU
PERTEMUAN -- Kepala Bidang Kesehatan Keluarga pada Dinas Kesehatan Lembata, Donatus Dudeng (kanan depan), menyampaikan unek-uneknya kepada Wabup Lembata pada pertemuan di kantor dinas setempat, Rabu (30/5/2012). Sebelumnya, PNS di kantor itu mogok kerja karena kepala dinas marah.
Berita Terkait
POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Kisruh antara Kepala Dinas Kesehatan Lembata, dr. Johny Lao, dengan Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Lembata, Mikael Mura, diselesaikan dengan ajakan rangkulan.
Dokter Johny dengan lapang hati menerima masukan stafnya dan mengajak mereka untuk mulai satu gerakan saling "merangkul" satu sama lain. Saling mengerti dan saling berkomunikasi dalam menjalankan tugas sehari-hari.
"Besok kita kerja sama. Besok kita saling rangkul," tandas dr. Johny disambut tepuk tangan seluruh peserta yang hadir. Suasana pun menjadi cair kembali.
Suasana ini tampak pada akhir dialog antara kepala dinas dan staf di Dinas Kesehatan Lembata dengan Wakil Bupati (Wabup) Lembata, Viktor Mado Watun, di kantor dinas setempat, Rabu (30/5/2012). Wabup Mado Watun turun langsung untuk 'mendinginkan' situasi di Dinkes Lembata yang sehari sebelumnya mogok kerja.
Pertemuan terlihat monoton. Wakil bupati lebih banyak mendengar keluhan staf dan memberikan sedikit kesempatan kepada dr. Johny untuk berbicara. Tidak banyak kata pula yang disampaikan Kadis Kesehatan, dr. Johny Lao.
Dia hanya mengajak untuk memulai satu yang baru, saling merangkul satu sama lain. "Kita perlu saling menghormati. Bukan hanya menuntut dihormati, tetapi juga kita harus menghormati orang lain," ulang dr. Johny kepada Pos Kupang usai dialog dengan para staf.
Dia berharap masalah itu sampai di hari itu saja. Dan, selanjutnya para staf dan kabid saling berkomunikasi satu sama lain sehingga roda pelayanan di dinkes setempat berjalan normal seperti hari-hari sebelumnya.
Dialog berlangsung terbuka dipandu, Plh Sekda Lembata, Gabriel Balawarat. Hadir juga Kabag Humas Pemkab Lembata, Irenius Suciadi; Kabag Tata Pemerintahan; Kabag Kesra; dan puluhan staf pada dinas tersebut.
Wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik pun ikut menyaksikan dialog terbuka, mencairkan suasana pasca aksi mogok puluhan staf Dinkes Lembata sehari sebelumnya.
Seperti hari sebelumnya, staf-staf Dinkes mengeluhkan perlakuan yang mereka terima dari atasan mereka. Bahwa dr. Johny kadang memarahi mereka dengan kata-kata kasar yang bahkan tidak pernah mereka terima dari orang tercinta mereka di rumah.
Ada yang mengancam menarik diri dari jabatan struktural jika jalinan komunikasi yang dibangun selama ini tidak berubah. Karena putusnya komunikasi antara atasan dan bawahan selama ini membuat roda pelayanan di Dinkes Lembata tidak berjalan sebagaimana mestinya. (kk)
Dokter Johny dengan lapang hati menerima masukan stafnya dan mengajak mereka untuk mulai satu gerakan saling "merangkul" satu sama lain. Saling mengerti dan saling berkomunikasi dalam menjalankan tugas sehari-hari.
"Besok kita kerja sama. Besok kita saling rangkul," tandas dr. Johny disambut tepuk tangan seluruh peserta yang hadir. Suasana pun menjadi cair kembali.
Suasana ini tampak pada akhir dialog antara kepala dinas dan staf di Dinas Kesehatan Lembata dengan Wakil Bupati (Wabup) Lembata, Viktor Mado Watun, di kantor dinas setempat, Rabu (30/5/2012). Wabup Mado Watun turun langsung untuk 'mendinginkan' situasi di Dinkes Lembata yang sehari sebelumnya mogok kerja.
Pertemuan terlihat monoton. Wakil bupati lebih banyak mendengar keluhan staf dan memberikan sedikit kesempatan kepada dr. Johny untuk berbicara. Tidak banyak kata pula yang disampaikan Kadis Kesehatan, dr. Johny Lao.
Dia hanya mengajak untuk memulai satu yang baru, saling merangkul satu sama lain. "Kita perlu saling menghormati. Bukan hanya menuntut dihormati, tetapi juga kita harus menghormati orang lain," ulang dr. Johny kepada Pos Kupang usai dialog dengan para staf.
Dia berharap masalah itu sampai di hari itu saja. Dan, selanjutnya para staf dan kabid saling berkomunikasi satu sama lain sehingga roda pelayanan di dinkes setempat berjalan normal seperti hari-hari sebelumnya.
Dialog berlangsung terbuka dipandu, Plh Sekda Lembata, Gabriel Balawarat. Hadir juga Kabag Humas Pemkab Lembata, Irenius Suciadi; Kabag Tata Pemerintahan; Kabag Kesra; dan puluhan staf pada dinas tersebut.
Wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik pun ikut menyaksikan dialog terbuka, mencairkan suasana pasca aksi mogok puluhan staf Dinkes Lembata sehari sebelumnya.
Seperti hari sebelumnya, staf-staf Dinkes mengeluhkan perlakuan yang mereka terima dari atasan mereka. Bahwa dr. Johny kadang memarahi mereka dengan kata-kata kasar yang bahkan tidak pernah mereka terima dari orang tercinta mereka di rumah.
Ada yang mengancam menarik diri dari jabatan struktural jika jalinan komunikasi yang dibangun selama ini tidak berubah. Karena putusnya komunikasi antara atasan dan bawahan selama ini membuat roda pelayanan di Dinkes Lembata tidak berjalan sebagaimana mestinya. (kk)
Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang