Pos Kupang
Chris Rotok : Saya Pilih Paul Lyanto
Pos Kupang - Sabtu, 26 Mei 2012 | 23:29 WITA
Share |
2505--dukung_rotok.jpg
POS KUPANG/EGY MOA
DUKUNG CHRIS--Wakil Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, M.Hum (kiri), Calon Gubernur NTT, Drs. Christian Rotok (dua dari kiri), mantan Bupati Manggarai, Drs. Antony Bagul Dagur (tengah), dan mantan Penjabat Bupati Manggarai Timur, Drs. Frans Padju Leok (kanan), mengepalkan tangan dukungan kepada Chris Rotok, usai dialog di Tulung, Kelurahan Pau-Ruteng, Kamis (24/5/2012) malam.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Egy Moa

POS KUPANG.COM, RUTENG
-- Teka-teki siapa bakal calon Wakil Gubernur (Wagub) NTT yang mendampingi bakal calon Gubernur NTT, Drs. Christian Rotok, kini terjawab. Chris menjatuhkan pilihannya kepada, Ir. Abraham Paul Lyanto, untuk mendampinginya dalam pemilihan umum kepala daerah NTT tahun 2013.

"Saya pilih Paul Lyanto.  Paket calon ini namanya Cristal. Hari Minggu (27/5/2012), saya akan bertemu dengan Pak Paul di Kupang, membicarakannya lebih lanjut," ujar  Chris Rotok,  dalam tatap muka dengan seluruh pemuka masyarakat, adat, perempuan dan  pemuda dari berbagai kecamatan di  Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat  dan Manggarai Timur,  Kamis   (24/5/2012) malam di kediaman pribadinya di Tulung, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong.

Tatap muka berlangsung  hampir tiga jam dihadiri hampir  300 orang. Ada Wakil Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, M.Si;  calon terpilih Sekda Manggarai, Mensetus Mitak;   mantan Bupati Manggarai, Drs. Antony Bagul Dagur;  dan mantan Penjabat Bupati Matim,  Drs. Frans Paju Leok. Hadirnya  Antony Bagul Dagur memberi  sinyal mencairkan hubungan Antony dengan Chris  setelah pemilu kada Manggarai  yang dimenangi Chris.

Chris berbicara dengan gaya khasnya diselingi 'joke-joke' menggunakan  Bahasa  Manggarai dan Bahasa Indonesia  mengocok perut peserta dialog.  Waktu tiga jam  tak terasa membuat jenuh.

Antony Bagul Dagur   menanyakan tentang  nama  bakal cawagub itu, Chris  menjelaskan calon  tersebut  dipilihnya setelah  berkomunikasi dengan para akademisi  dari Undana, Unwira dan Muhamadiyah   yang dilakukan di Kupang.  Wagub, Kamelus  diutusnya berangkat ke Kupang pekan lalu membahas cawagub itu bersama Prof. Fred  Benu, Dr. David Pandie, dan beberapa dosen lain.  

Dari diskusi   itu,   para dosen tidak merekomendasikan  calon  wagub dari   kalangan kampus. "Mereka  mengatakan  bahwa kami  (dosen) iklas   supaya  Pak Chris  mencari  calon lain dari luar kampus.  Ketika saya sebut nama Pak Paul Lyanto, mereka  menyatakan  oke,"  ujar Chris.

Chris mengakui, pilihan itu menimbulkan  berbagai pernyataan.  Dia menegaskan, dia punya  pertimbangan menetapkan Paul yang berasal dari daratan Timor. Paul , anggota Dewan Perwakilan  Daerah (DPD) RI, Ketua Kadin NTT, Ketua Asosiasi PJTKI NTT dan  beberapa jabatan lain yang strategis. Paul maju dalam pilkada Kota Kupang,  meski  kalah di putaran pertama dengan perolehan suara sekitar 19 persen lebih.

"Kalau belum  dikenal semua orang, kami sosialiasi supaya  jadi terkenal.  Memang calon yang lain sudah terkenal ke mana-mana?  Untuk kepentingan  banyak orang,  kita perlu bangun jaringan yang seluas-luasnya," Chris memberi alasan.

Chris menambahkan, sudah beberapa parpol yang resmi  melakukan komunikasi mencalonkannya. Tapi, kata dia, tak etis  menyebut parpol itu. Yang pasti bahwa  parpol  mencari figur yang terbaik dan tidak ingin kalah dalam pertarungan  politik itu.

Ditegaskannya,  bila  dia gagal  pemilihan langsung, bukan kesalahannya, tetapi kegagalan orang Manggarai yang tidak seluruhnya memilihnya. Dari seluruh kabupaten kota di NTT, hanya calon dari Manggarai yang telah memiliki  basis 15 persen suara  pemilih dari tiga kabupaten.

Kata Chris, dia  akan melakukan safari  ke seluruh kabupaten di Flores sampai ke Lembata mematangkan dukungan kepadanya.  Menurut asumsinya,  bila seluruh pemilih di Flores  42 persen  tidak terbagi  kepada pemilih lain. Sisanya 58 persen ada di Pulau Timor, Sumba,  Sabu,  Alor, Rote dan Pulau Lembata.

"Peluang lebih besar kalau dari Manggarai dan Flores hanya satu calon. Kalau ada calon dari Manggarai muncul  kemudian setelah saya, akan menjadi pertanyaan. Tapi,  dalam pemilihan langsung, pilihan pada figur," tegas Chris.
 

Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang