Ririn Tanamal Belajar Adaptasi
Pos Kupang - Jumat, 25 Mei 2012 | 19:52 WITA
Berita Terkait
POS KUPANG.COM -- Saat mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kota Kupang tiba di lantai tiga ruang rektorat Universitas PGRI NTT, mereka tidak bingung karena ada seorang staf humas dari Universitas PGRI NTT yang langsung menunjukan tempat duduk mereka.
Staf humas ini bernama Ririn Tanamal. Ririn, demikian ia disapa, mengenakan celana panjang hitam dipadu seragam pegawai Universitas PGRI NTT. Wanita yang berambut sedikit pirang dan pendek ini, tampil amat menawan. Warna pakaian yang dikenakannya, serasi dengan warna kulitnya yang putih.
Alumna dari jurusan ilmu hukum Universitas Katolik Widya Mandiri 2007 ini memang baru beberapa bulan menjadi staf Humas di Universitas PGRI NTT.
"Saya baru bekerja di sini Februari 2011. Karena itu saya baru mulai beradaptasi dengan pekerjaan saya. Kalau ada yang saya tidak tahu, saya bertanya pada teman-teman yang sudah lebih berpengalaman," ujarnya.
Ririn yang suka traveling dan sudah melakukan perjalanan keliling NTT ini mengungkapkan menjadi staf humas berarti siap pulang paling akhir. "Kami tidak bisa pulang sebelum pimpinan pulang. Kemana pimpinan pergi, kami harus ikut. Saya juga harus bisa menyusun schedule kalau ada acara," ucap Ririn yang kelahiran Bima, 26 Mei 1983.
Istri dari Yance SinlaeloE ini lulusan SD Bonipoi 6 tahun 1995, kemudian menamatkan SMP Negeri V Kota Kupang tahun 1998 dan menamatkan SMA tahun 2001.
Kegiatan lainnya, adalah menjadi anggota Bhayangkari menuruti suaminya sebagai seorang polisi. Ririn mengaku, kalau pulang terlambat, anaknya sering protes. Tapi dia berupaya menjelaskan kepada anaknya mengenai pekerjaannya tersebut. "Anak sering protes, tapi ya itu sudah merupakan tugas," ucapnya sambil tersenyum.
Staf humas ini bernama Ririn Tanamal. Ririn, demikian ia disapa, mengenakan celana panjang hitam dipadu seragam pegawai Universitas PGRI NTT. Wanita yang berambut sedikit pirang dan pendek ini, tampil amat menawan. Warna pakaian yang dikenakannya, serasi dengan warna kulitnya yang putih.
Alumna dari jurusan ilmu hukum Universitas Katolik Widya Mandiri 2007 ini memang baru beberapa bulan menjadi staf Humas di Universitas PGRI NTT.
"Saya baru bekerja di sini Februari 2011. Karena itu saya baru mulai beradaptasi dengan pekerjaan saya. Kalau ada yang saya tidak tahu, saya bertanya pada teman-teman yang sudah lebih berpengalaman," ujarnya.
Ririn yang suka traveling dan sudah melakukan perjalanan keliling NTT ini mengungkapkan menjadi staf humas berarti siap pulang paling akhir. "Kami tidak bisa pulang sebelum pimpinan pulang. Kemana pimpinan pergi, kami harus ikut. Saya juga harus bisa menyusun schedule kalau ada acara," ucap Ririn yang kelahiran Bima, 26 Mei 1983.
Istri dari Yance SinlaeloE ini lulusan SD Bonipoi 6 tahun 1995, kemudian menamatkan SMP Negeri V Kota Kupang tahun 1998 dan menamatkan SMA tahun 2001.
Kegiatan lainnya, adalah menjadi anggota Bhayangkari menuruti suaminya sebagai seorang polisi. Ririn mengaku, kalau pulang terlambat, anaknya sering protes. Tapi dia berupaya menjelaskan kepada anaknya mengenai pekerjaannya tersebut. "Anak sering protes, tapi ya itu sudah merupakan tugas," ucapnya sambil tersenyum.
Penulis : hermina_pello
Editor : alfred_dama
Sumber : Pos Kupang
